BREAKING NEWS
 

Disampaikan Epidemiolog UI Di FGD Dengan RM

Insya Allah, Gelombang Ketiga Covid Tak Datang

Reporter & Editor :
APRIANTO
Sabtu, 13 November 2021 08:45 WIB
Ahli epidemiologi Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono dalam Focus Group Discussion (FGD) Rakyat Merdeka, Jumat (12/11/2021). (Foto: YouTube RakyatMerdeka TV)

 Sebelumnya 
Menuding ras tertentu sebagai biang kerok penularan wabah penyakit, menurut Pandu, tidak saintifik.

“Semuanya punya risiko. Mau China, mau India, mau muslim atau non muslim,” jelasnya.

Baca juga : Dibanderol Rp 567 Jutaan, All New Honda Civic RS Makin Sporty Dan Aman

Sementara di Indonesia, lanjut Pandu, hingga saat ini belum ada varian yang melebihi keganasan Delta di Tanah Air. Virus yang memicu gelombang kedua di pertengahan Juli lalu itu sudah menyebar 100 persen di Indonesia.

Adsense

“Dengan delta yang 100 persen, kita mampu menurunkan yang sangat dahsyat di bulan Juli-Agustus sampai sekarang. Bayangkan,” beber jebolan University of Pittsburgh, Amerika Serikat itu.

Baca juga : Sebaiknya Kita Waspada...

Sedangkan negara lain, hingga saat ini masih babak belur dihantam varian yang sama, yakni Delta. Karena, kebanyakan negara yang sebelumnya lockdown, penduduk mereka belum punya imunitas. Sehingga, ketika dilakukan pelonggaran, kasusnya langsung melonjak tinggi.

Berbeda dengan Indonesia. Di mana masyarakatnya, sebut Pandu, rata-rata dikenal nekat. Tak takut Corona. “Jadi sebagian masyarakat kita itu sudah divaksinasi alam, sudah pernah terinfeksi,” tuturnya.

Baca juga : Panglima TNI Ingatkan Gelombang Ketiga Covid-19

Dari hasil survei yang dilakukan di DKI Jakarta pada Maret lalu, 44 persen penduduk Ibu Kota sudah punya antibodi. “Artinya, sudah punya riwayat terinfeksi. Karena vaksinasinya saat itu masih kecil,” sebut Pandu.

Sementara saat ini, capaian vaksinasi di DKI sudah melampaui 100 persen. Sehingga ia makin optimis gelombang ketiga tidak akan terjadi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense