Redaktur
RM.id Rakyat Merdeka - Sekitar seminggu lalu teman saya sedari kecil meninggal secara tragis akibat mengalami kecelakaan tunggal di sekitar Jalan Jatipadang, Pasar Minggu.
Dia meninggal di tempat kejadian, sementara pacarnya selamat walau banyak mengalami luka parah di bagian kepala, tangan dan kaki.
Dari kabar yang saya dapat, kecelakaan tersebut terjadi pukul 02.00 WIB pagi. Teman saya saat itu hendak diantar pulang, namun motor yang mereka tumpangi menabrak trotoar sekitar tikungan yang konon katanya angker.
Tapi yang bikin saya merasa, percaya nggak percaya, selang beberapa menit setelah saya mendapat informasi tentang kecelakaan yang merenggut nyawa teman saya, kamar saya tiba-tiba bau aroma minuman Anggur Merah.
Baca juga : Beda Nasib Dengan Rupiah, IHSG Dibuka Merah
Aromanya tercium sangat jelas, dan saya nggak tahu apa yang terjadi. Tapi, seperti yang saya katakan di awal, percaya nggak percaya, suasana aneh itulah yang saya rasakan saat itu.
Tapi bukan saya saja. Kejadian aneh nan mistis ini juga dialami teman saya yang dekat dengan almarhum. Waktu kejadiannya pun sama yaitu selang beberapa menit usai mendapat kabar tentang kecelakaan pintu dan jendela rumahnya diketok-ketok dari luar, namun tak ada satupun orang yang ia lihat saat pintu dibuka.
Bagi saya dan teman saya itu, ini bukan kejadian biasa. Tapi kejadian yang lebih mengejutkan saya justru kembali terjadi. Kali ini kejadiannya bukan di rumah saya.
Tapi di rumah teman, tempat saya dan teman-teman yang lain biasa nongkrong. Disitu awalnya tak ada satupun orang yang membahas soal kecelakaan ataupun membicarakan tentang almarhum.
Baca juga : Tekan Angka Kecelakaan Dengan Road Safety
Tapi, nggak lama setelah semua teman-teman saya datang, ada satu perempuan yang baru saya kenal bersikap aneh. Dia pacar baru saudara saya. Dia tiba-tiba meminta saya untuk memegang tangannya.
Awalnya saya nggak mau. Saya bingung sama permintaannya. Apalagi ketika dia menangis dan meminta saya untuk menyampaikan apa yang ada dalam pikiran saya.
Disitu saya terkejut, bingung, dan kaget setengah mati. Tapi setelah diberitahu bahwa perempuan yang tangannya saya pegang punya kemampuan lebih, dan yang menangis itu adalah almarhum, rasa kaget saya mulai berkurang.
Saya pun langsung menuruti permintaannya. Jujur, ini pengalaman paling mengejutkan bagi saya. Apalagi ketika saya menyampaikan isi kepala, si perempuan yang tangannya saya pegang hanya menangis, dan baru berhenti setelah saya mengikhlaskan kepergian almarhum.
Baca juga : WA-an Terakhir Dengan Mas Kris
Setelah itu, saya baru sadar bahwa saya baru saja berinteraksi dengan roh. [Danu Arifianto Wartawan Rakyat Merdeka]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.