RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Fraksi PPP DPR, Amir Uskara menilai aksi demo Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang menolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan Pemilu 2024 di Gedung DPR, Senin (11/4), sebagai sesuatu yang wajar.
“Aksi demo mahasiswa itu wajar. Mereka datang untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mencegah wacana presiden tiga periode dan penundaan pemilu itu menjadi kenyataan,” kata Amir menyikapi aksi demo mahasiswa ke Gedung DPR.
Baca juga : Ketua FPKS DPR: Legislator PKS Harus Menyatu Dengan Rakyat
“Tapi, kurang tepat, kalau demo mahasiswa ditujukan ke Presiden. Karena proses perpanjangan masa jabatan dan penundaan pemilu kan ada di DPR. Bukan Istana,” terangnya.
Politisi dari Sulawesi Selatan ini berharap, aksi demo mahasiswa tidak sampai anarkis dan mengganggu ketertiban umum. Aparat kepolisian juga diminta tidak bertindak represif dalam mengawal demo mahasiswa.
Baca juga : Hunian Dari PDGI Rampung, Siap Diserahkan Ke Pengungsi Semeru
Demo BEM SI hari ini, antara lain menolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden, presiden 3 periode, dan penundaan Pemilu 2024. [MFA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.