RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad menyampaikan pentingnya pemerintahan yang berkelanjutan untuk memastikan stabilitas dan kemajuan negara. Menurut dia, pentingnya kesinambungan pemerintahan juga diperlukan di tingkat daerah, baik itu Bupati maupun Gubernur.
Hal tersebut disampaikan Fadel Muhammad dalam Diskusi Aktual Berbangsa Dan Bernegara yang digelar di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Rabu (17/7/2024).
Diskusi tersebut dihadiri perwakilan dari gerakan pemuda, aktivis, mahasiswa, LSM dan para pelaku usaha. Hadir di antaranya Gerakan Anti Korupsi (Gerak), Forum Pemuda Pejuang Demokrasi, Aliansi Mahasiswa Kawal Nusantara, LSM Bongkar, HIPMI Gorontalo, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Prov. Gorontalo, dan Aktivis Pemuda Gorontalo.
Baca juga : PHRI Minta Pemerintah Wajibkan OTA Asing Bangun Badan Usaha Tetap
Dalam sambutannya, Pimpinan MPR dari Kelompok DPD ini menceritakan bagaimana Presiden Jokowi berusaha mencari presiden berikutnya yang bisa meneruskan program-program yang telah dibuat. Menurut Fadel Muhammad, Presiden Jokowi telah belajar dari masalah peralihan pemerintahan di masa lalu, seperti dari Orde Lama ke Orde Baru, dan dari Orde Baru ke Orde Reformasi.
"Transisi pemerintahan sangat penting. Jika transisi ini tidak berjalan dengan baik, bisa mengakibatkan para investor ragu untuk berinvestasi di Indonesia," kata Fadel Muhammad.
Mantan Gubernur Gorontalo dua periode ini mencontohkan bagaimana Singapura, negara yang memiliki penduduk sedikit, mampu menarik lebih banyak investasi karena pemerintahan yang stabil. Stabilitas itu muncul karena ada estafet kepemimpinan dari Lee Kuan Yew ke Goh Chok Tong. Setelah itu berlanjut ke Lee Hsien Loong, putra Lee Kuan Yew. "Sekarang Lee Hsien Loong memberikan kepada Lawrance Wong, salah satu Menteri Keuangan yang menopang beliau," katanya.
Baca juga : Jokowi-Prabowo Berkali-kali Ketemu
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu membandingkan ketidakstabilan pemerintahan di beberapa negara Amerika Latin yang selalu disertai keributan, yang akhirnya mengakibatkan penderitaan bagi rakyat. Menurut Fadel Muhammad, pelaksanaan demokrasi harus dijaga dengan baik agar tidak fluktuatif dan merepotkan. Ia mencontohkan bagaimana China dan Vietnam saat ini menjadi contoh negara yang menjadi pembicaraan para pakar pemerintahan karena menjadi negara yang cepat mengalami kemajuan.
Senator dari daerah pemilihan Gorontalo ini juga menekankan pentingnya kesinambungan pemerintahan di tingkat daerah, baik itu Bupati maupun Gubernur. Ia mengingatkan bahwa pada era Orde Baru, Indonesia memiliki GBHN dan Pelita yang dilaksanakan setiap lima tahun, sehingga kesinambungan pemerintahan berjalan dengan baik.
"Kami di MPR sering mengadakan kajian dengan mengundang para pakar dan ingin membuat Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN). Tujuannya adalah memiliki rencana jangka panjang dalam membangun negara dan daerah," ungkapnya.
Baca juga : Survei IDN: 8 Bulan Di Jateng, Elektabilitas Sudaryono Tempel Ketat Ahmad Luthfi
Sebagai contoh, ketika menjadi Gubernur Gorontalo, Fadel telah menekankan pentingnya membangun kanal Bone dan Bolango untuk mengatasi bencana hujan yang luar biasa. Namun, rencana ini tidak diteruskan oleh pemerintahan berikutnya.
"Saya prihatin melihat banyak korban akibat banjir yang bisa dicegah dengan kesinambungan program. Saya membujuk Kepala BNPB untuk melihat kondisi di Gorontalo dan memastikan program-program yang baik diteruskan," jelas Fadel.
Fadel menutup pidatonya dengan menegaskan bahwa pemerintahan yang baik harus berkesinambungan dan direncanakan dengan baik. "Pemimpin harus memiliki kemampuan yang baik, mampu berinovasi, dan memiliki jaringan yang baik. Ini adalah persyaratan mutlak untuk memimpin di sebuah daerah," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.