BREAKING NEWS
 

Ratusan Hewan Ternak Mati, DPR Prihatin Wabah PMK Kembali Merebak

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : FAQIH MUBAROK
Jumat, 10 Januari 2025 15:33 WIB
Petugas kesehatan hewan melakukan pemeriksaan Penyakit Mulut dan Kuku pada hewan ternak. Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengingatkan peternak sapi di Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap wabah PMK yang bisa mengancam populasi sapi di wilayah tersebut. Dia pun mendorong para peternak untuk melakukan vaksinasi secara berkala agar Indonesia dapat terbebas dari penyakit menular ini.

"Salah satu hal yang perlu kita waspadai adalah bagaimana mengantisipasi wabah PMK. Oleh karena itu, vaksinasi harus dilakukan, baik yang difasilitasi Pemerintah maupun secara mandiri," ujarnya.

Politisi Gerindra yang akrab disapa Mas Dar ini mengatakan, Jawa Timur memiliki populasi sapi terbesar di Indonesia, yang menjadi sektor vital bagi ketahanan pangan nasional. Dengan vaksinasi yang sudah dilakukan di sebagian besar populasi sapi, tetap saja belum cukup.

Baca juga : Jaksa Agung Tegaskan Tak Ada Persaingan Kejagung Dengan KPK

Sebab vaksinasi tidak cukup dilakukan hanya sekali, melainkan harus dilakukan secara berkala agar efeknya maksimal.

"Alhamdulillah, sapi sudah kita vaksin semua. Namun, vaksinasi harus terus dilakukan secara berkala dan diulang," katanya.

Wamentan juga mengingatkan pentingnya peran serta Pemda, Provinsi, Kabupaten, dan Kota dalam menjaga kesiapsiagaan terhadap potensi penyebaran PMK. Sebab satu sapi yang terinfeksi PMK, dampaknya bisa menular kemana-mana. Untuk itu diperlukan kerjasama menjaga seluruh populasi yang ada.

Baca juga : UE Bahas Pengiriman Pasukan Ke Ukraina

"Dengan vaksinasi yang intensif dan sinergi antara Pemerintah dan peternak, kita berharap wabah PMK dapat dicegah dan sektor peternakan Indonesia dapat berkembang dengan baik, meningkatkan ketahanan pangan nasional," harapnya.

Lebih lanjut, Wamentan menyatakan, Pemerintah menargetkan peningkatan produksi dan populasi sapi dalam lima tahun mendatang, yang diperkirakan akan mencapai 5 juta ekor.

Untuk tahun 2025 ini, Pemerintah menargetkan tambahan 200 ribu ekor sapi dengan memperkuat para peternak besar, kecil, dan koperasi untuk mendukung program ini.

Baca juga : Kedutaan Besar Turki Di Suriah Kembali Beroperasi Setelah 12 Tahun Tutup

"Kita sudah ada target total dalam 5 tahun 5 juta. Tahun ini 200 ribu dan regulasinya sudah selesai. Pemerintah menyediakan lahan sudah selesai," pungkasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense