BREAKING NEWS
 

RI Masuk 8 Besar Ekonomi Dunia Versi IMF

Kesejahteraan Rakyat Harusnya Meningkat

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : AULIA DARWIS
Rabu, 5 Februari 2025 07:10 WIB
Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Darmadi Durianto. Foto: DPR RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengumuman terbaru dari International Monetary Fund (IMF) tentang peringkat ekonomi dunia memantik respons wakil rakyat di Senayan.

Dalam rilisnya, IMF menempatkan Indonesia di peringkat ke-8 dengan Produk Domestik Bruto (PDB) berbasis Paritas Daya Beli (Purchasing Power Parity/PPP) sebesar 4,7 triliun dolar AS.

Baca juga : BUMN Jadi Motor Penggerak Ekonomi

Posisi ini menempatkan Indonesia di atas negara maju seperti Prancis dan Inggris. Namun, apakah peringkat tersebut benar-benar mencerminkan kesejahteraan masyarakat Indonesia?

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Darmadi Durianto mengatakan, dalam konteks PPP, Indonesia memang memiliki daya beli ekonomi yang besar. Namun, peringkat ini berbeda dengan perhitungan GDP berdasarkan nilai tukar pasar (market exchange rates), yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-16 dengan GDP sebesar 1,39 triliun dolar AS pada 2023.

Baca juga : Inflasi Terkendali, Sektor Manufaktur Menggeliat

Menurut dia, perbedaan perhitungan ini sering menimbulkan informasi yang menyesatkan (misleading). Bahkan, ada pihak yang sengaja menggiring opini publik dengan mengkalikan GDP PPP dengan nilai tukar pasar, menghasilkan angka dalam bentuk rupiah yang jauh lebih besar dari realitas ekonomi masyarakat.

“Jika kita ingin menjadikan peringkat ke-8 ini sebagai indikator kesejahteraan masyarakat, maka ‘jauh panggang dari api’,” tegas Darmadi.

Baca juga : Gedung Tinggi Wajib Penuhi Standar Proteksi Kebakaran

Besarnya populasi Indonesia membuat kue ekonomi yang diukur dari PDB tidak terbagi merata. Ketimpangan ekonomi yang masih tinggi (0,381 per September 2024) menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat hanya merasakan sedikit manfaat dari angka GDP yang besar.

Adsense

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada 2023, PDB Indonesia mencapai Rp 20.892,4 triliun atau sekitar Rp 75 juta per kapita per tahun (4.919,7 dolar AS per kapita). Dengan angka ini, Indonesia masuk dalam kategori upper-middle income country.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense