BREAKING NEWS
 

Saran DPR Ke Pemerintah

Impor 200 Ribu Ton Gula Kristal Harus Berbasis Data Kredibel

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : AULIA DARWIS
Senin, 3 Maret 2025 07:10 WIB
Politikus PDIP Darmadi Durianto. (Foto: DPR)

 Sebelumnya 
Darmadi juga mengingatkan agar pemerintah tak gemar mengumbar retorika ke hadapan publik hanya demi kepentingan politik pencitraan semata.

"Periode sebelumnya publik sudah overload atau bosan dicekoki narasi-narasi penuh janji-janji kosong. Mestinya pemerintah sekarang tidak meniru model sebelumnya yang hanya pandai beretorika, tapi tidak pernah konsisten dalam mengimplementasikan janjinya," tegasnya.

Baca juga : Mudik Jadi Lebih Hemat, Daya Beli Bisa Meningkat

Terakhir, Darmadi mengingatkan, jika impor gula terus dilakukan bukan tidak mungkin industri lokal banyak yang akan gulung tikar ke depannya.

"Ketimbang sibuk dengan impor, mestinya pemerintah fokus membenahi industri gula kita dari hulu ke hilirnya yang selama ini banyak problem (supply chain, monopoli kelompok tertentu, para petani tebu yang belum sejahtera dan lain-lain)," tandasnya.

Baca juga : BTN Perkuat CKPN Hingga 27,56 Persen

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, keran impor gula dibuka lagi merupakan perintah Presiden Prabowo Subianto.

"Kita larang impor beras, kita sudah putuskan tidak boleh impor jagung, tidak boleh impor garam, gula sudah boleh. Perintah Presiden, jadi saya enggak berani," kata Zulhas, sapaan akrabnya, dalam acara Economic Outlook 2025 di Hotel Westin Jakarta, Rabu (26/2/2025). KAL

Baca juga : Job Fair Dan BUMD Bisa Serap Tenaga Kerja

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Senin, 3 Maret 2025 dengan judul "Saran DPR Ke Pemerintah Impor 200 Ribu Ton Gula Kristal Harus Berbasis Data Kredibel"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense