BREAKING NEWS
 

Jabodetabek Dikepung Banjir, Wakil Ketua DPR Minta Pemda Sigap Bantu Warga

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 4 Maret 2025 19:23 WIB
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal (Foto: Instagram Cucun)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dilanda banjir dampak guyuran hujan deras. Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal meminta Pemerintah, khususnya Pemda, sigap membantu masyarakat.

“Utamakan operasi penyelamatan masyarakat. Pemda harus tanggap dan sigap membantu warganya yang terdampak banjir,” kata Cucun, Selasa (4/3/2025).

Sejumlah wilayah di Jabodetabek terdampak banjir sejak Senin (3/3/2025). Hujan deras yang mengguyur area Jabodetabek memicu meluapnya sungai yang merendam berbagai area pemukiman. Beberapa area yang terdampak cukup parah ada di Jakarta, Kabupaten Bogor, dan Bekasi.

Di Jakarta, banjir terjadi di sejumlah wilayah. Sebanyak 105 RT terendam banjir, bahkan ketinggian air ada yang mencapai hingga 5 meter. Petugas terus melakukan evakuasi warga seperti di Kelurahan Rawajati, Pancoran, dengan air banjir mencapai 3 meter.

Bahkan, seorang bayi di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, sempat terjebak banjir yang masuk ke area permukiman rumahnya. Bayi dan keluarganya itu kini telah dievakuasi ke posko pengungsian.

Cucun meminta agar petugas gabungan memastikan evakuasi terus dilakukan secara menyeluruh. “Pastikan semua warga yang terjebak banjir untuk segera dievakuasi. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” tegas Legislator dari Dapil Jawa Barat II itu.

Baca juga : Atasi Banjir Karawang, Pemprov Jabar Siap Bangun 1.000 Rumah Panggung

Akibat banjir, lalu lintas di ibu kota pun ikut terdampak sebab air menggenangi sejumlah jalan arteri. Kemacetan jalan tak bisa dihindari.

“Kita minta agar BPBD dan Pemprov segera memastikan jalur-jalur yang tergenang bisa cepat dikeringkan agar mobilitas masyarakat tidak terganggu,” ujar Cucun.

Selain di Jakarta, banjir juga menyebabkan Kota Bekasi lumpuh hari ini. Pemukiman, kantor pemerintahan, dan jalan utama di Bekasi tergenang banjir. Daerah terdampak parah terdapat di sepanjang Sungai Bekasi, terutama yang merupakan pertemuan antara Kali Cikeas dan Kali Cileungsi. 

Ketinggian air banjir di Bekasi lebih tinggi dibandingkan peristiwa banjir pada 2016 dan 2020. Penyebab banjir karena melimpasnya air dari tanggul yang telah dibangun BWSCC.

Banjir di Bekasi pun menyebabkan kemacetan parah hingga perjalanan commuter line mengalami gangguan. Banyak warga di Bekasi yang terpaksa mengungsi, seperti di Kecamatan Jatiasih yang menjadi wilayah terdampak banjir terparah di Kota Bekasi. 

Adsense

Banjir mencapai 3 meter di Jatiasih menyebabkan 10.000 kepala keluarga menjadi korban. Ini belum termasuk untuk wilayah lainnya. Bahkan banjir menyebabkan sejumlah anak-anak di Bekasi tak bisa datang ke sekolah karena sulitnya akses jalan, hingga banyak juga kendaraan yang terendam.

Baca juga : Menteri PKP Bakal Kawal Pembukaan Tembok untuk Akses Jalan Warga

Seorang warga Jatiasih dilaporkan hilang terbawa arus banjir. Air banjir juga diketahui menerobos masuk ke pusat pertokoan hingga lantai bawah mal.

Cucun meminta semua daerah yang warganya terdampak banjir menyiapkan posko-posko pengungsian yang layak, termasuk fasilitas bagi anak, ibu hamil/menyusui, dan lansia.

“Pemda dan BNPB perlu juga memastikan agar warga yang masih bertahan di rumahnya yang kebanjiran untuk tetap mendapatkan bantuan dan jaminan keamanan serta kenyamanan, apalagi mayoritas warga kini tengah menjalani ibadah puasa,” sebutnya.

Selain di Bekasi, banjir juga melanda sejumlah wilayah di Depok seperti di Sawangan. Banjir juga terjadi di beberapa kecamatan di Tangerang Selatan (Tangsel), dan Kabupaten Tangerang, Banten. Ribuan rumah warga hingga akses jalan terdampak.

Cucun meminta Pemerintah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Basarnas, TNI/Polri dan Pemda di Jabodetabek untuk bersinergi mengatasi bencana banjir mengingat di Jakarta dan Bekasi, banjir diperparah akibat banjir kiriman.

“Semua stakeholder harus bergerak cepat. Baik mitigasi dan penanganan bencana harus dilakukan dengan maksimal, analisis semakin diefektifkan untuk mengantisipasi banjir semakin besar di Jakarta dan sekitarnya,” pesan Cucun.

Baca juga : Pimpinan DPRD Minta Pemprov DKI Gercep Tanggapi Aduan Warga Di Aplikasi JAKI

Pimpinan DPR Koordinator Bidang (Korbid) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) itu juga meminta Pemerintah Pusat segera memberikan bantuan kepada daerah yang wilayahnya terdampak banjir parah. Cucun mengingatkan, peran Pemerintah sangat dibutuhkan dalam memberi bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

“Segera salurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir di kawasan Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang dan sekitarnya,” ungkap Waketum PKB itu.

Banjir bandang juga melanda kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Minggu (2/3/2025) malam. Sebanyak 346 orang masih mengungsi akibat bencana alam yang menyebabkan sejumlah infrastruktur dan fasilitas umum mengalami kerusakan itu.

Pemerintah telah menggelar Rakor Pengendalian Banjir Jabodetabek. BNPB bersama Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan operasi modifikasi cuaca dengan harapan dapat mengantisipasi cuaca ekstrem beberapa hari ke depan.

Cucun mengatakan, penanggulangan cuaca ekstrem perlu dilakukan secara berkesinambungan. Apalagi BMKG memprediksi curah hujan dengan intensitas tinggi masih akan terjadi hingga 11 Maret 2025 di sejumlah wilayah Indonesia. 

“Pemerintah daerah harus bersiap dan mewaspadai dampak bencana banjir di wilayahnya masing-masing, khususnya dalam memberi penyelamatan kepada warga,” tutup Cucun.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense