Sebelumnya
Sementara, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie optimistis Indonesia bisa melakukan negosiasi dengan AS terkait tarif resiprokal yang diumumkan Presiden Donald Trump pada Rabu (2/4/2025). AS adalah mitra bisnis strategis Indonesia.
Hal itu tercermin dalam neraca perdagangan kedua negara dan investasi. Hubungan Indonesia dan AS adalah hubungan saling membutuhkan.
“Saya melihat, pernyataan Presiden Trump merupakan opening statement. Artinya, pintu negosiasi masih terbuka,” kata Anin.
Baca juga : Pemerintah Berhasil Jaga Stabilitas Harga
Anin menjelaskan, Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis di Kawasan Pasifik. Selain merupakan bagian dari kekuatan ekonomi ASEAN, Indonesia adalah anggota Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) yang strategis.
“Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia dan pimpinan negara nonblok, juga tentu menjadi pertimbangan Trump,” sambungnya.
Dia memastikan, Kadin Indonesia mendukung keputusan Pemerintah untuk mempersiapkan berbagai langkah strategis menghadapi penerapan tarif resiprokal AS, dan melakukan negosiasi dengan pemerintah AS. Komunikasi intens dengan pemerintah AS di berbagai tingkatan, termasuk mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Washington DC adalah langkah yang tepat.
Baca juga : Investor Cenderung Simpan Uang Tunai Untuk Jaga-jaga
Anin mengungkapkan, Kadin Indonesia akan menggunakan jalur hubungan dengan Kamar Dagang Amerika Serikat (US Chamber of Commerce) yang sudah terjalin baik selama ini. Dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke AS pada November 2024, Kadin Indonesia bertemu US Chamber of Commerce untuk mengantisipasi kebijakan ekonomi Presiden Trump di pemerintahan keduanya, dan mulai membangun fondasi B2B sebagai mitra sejawat.
“Awal Mei nanti, berkoordinasi dengan pemerintah, Kadin Indonesia akan ke AS untuk menindaklanjuti kerja sama dengan US Chamber of Commerce, dan menghadiri beberapa konferensi bisnis/ekonomi untuk menyikapi perkembangan terakhir,” papar Anindya. KAL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Rabu, 9 April 2025 dengan judul "Perang Tarif Ganggu Sektor Ekonomi, DPR: Saatnya Perkuat Produksi Pangan Lokal"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.