BREAKING NEWS
 

Berkaca Dari Gedung Pesantren Ambruk

Pemerintah Diminta Ikut Fasilitasi Pembangunan

Reporter : PAUL YOANDA
Editor : AULIA DARWIS
Minggu, 5 Oktober 2025 07:05 WIB
Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq.

 Sebelumnya 
Sejalan dengan hal itu, Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) turun tangan memberikan pendampingan kepada pondok pesantren yang melakukan pembangunan. Pemerintah mesti ikut hadir mensupervisi tata cara membangun.

Kehadiran negara, lanjutnya, sangat diperlukan, mengingat peran kiai dan ulama sangat besar, khususnya dalam membantu negara mencerdaskan kehidupan bangsa. Karenanya, sudah selayaknya negara membantu para kiai termasuk infrastruktur pendidikan pesantren.

“Jadi perlu, tanpa diminta pun sebetulnya negara harus sudah hadir, karena ini kalau dari sisi fungsi, beliau-beliau itu kan menghadirkan pendidikan ya, membantu negara,” tegas Cucun.

Baca juga : Menteri PU Optimis IKN Beres Sesuai Targetnya

Hingga Jumat (3/01/2025) sore, Tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi sembilan korban tewas. Sementara 54 lainnya masih dinyatakan hilang. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menambahkan, secara keseluruhan, jumlah korban terdampak mencapai 166 orang.

Pengasuh Ponpes Al Khoziny KH Abdus Salam Mujib menyatakan, insiden ini merupakan musibah yang harus diterima. Dia meminta semua pihak untuk tetap bersabar. “Saya kira memang ini takdir dari Allah. Jadi semuanya harus bisa bersabar dan mudah-mudahan diberi ganti oleh Allah yang lebih baik, serta dibalas dengan pahala,” ujar Salam.

Dia menyebut, setelah tragedi ambruknya bangunan, kegiatan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo dihentikan. Sebab saat ini fokus sementara adalah pencarian dan evakuasi korban yang masih terjebak di dalam reruntuhan.

Baca juga : MenPANRB Dukung Penuh Transformasi Digital ANRI

“Dihentikan sampai waktu yang belum ditentukan,” terangnya.

Salam menjelaskan, bangunan musala yang ambruk itu berada dalam tahap pengecoran. Pembangunan telah dilakukan selama sembilan bulan terakhir. “Ini pengecoran yang terakhir saja, itu jebol,” tutupnya. PYB

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Minggu, 5 Oktober 2025 dengan judul "Berkaca Dari Gedung Pesantren Ambruk Pemerintah Diminta Ikut Fasilitasi Pembangunan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense