Sebelumnya
“Selanjutnya mulai bulan Februari, sudah ada alokasi beras SPHP untuk 2026 sebesar 1,5 juta ton,” ujar Sarwo di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Dengan itu, tidak ada jeda penyaluran beras untuk masyarakat. Sehingga beras SPHP senantiasa hadir bagi masyarakat Indonesia sebagai pilihan konsumsi dengan harga yang terjangkau.
Sarwo menegaskan, konsistensi penyaluran beras SPHP ini penting untuk memberi efek penekan ke harga beras umum di pasaran. Dalam Panel Harga Pangan Bapanas mulai terlihat pergerakan rerata harga beras medium secara nasional, meskipun masih berada tidak jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 12 ribu/kg. Sedangkan harga beras SPHP adalah Rp 11 ribu/kg.
Baca juga : Kapolri Apresiasi Atlet Peraih Medali Pada SEA Games 2025
Ia menambahkan, stabilitas harga tersebut turut ditopang oleh proyeksi peningkatan produksi beras nasional menjelang panen raya. Dalam Proyeksi Neraca Pangan Nasional 2026, produksi beras pada Januari diperkirakan mencapai 1,79 juta ton dan meningkat menjadi 2,98 juta ton pada Februari.
“Sementara puncak panen raya diperkirakan di Maret dan April yang dapat mencapai hingga 5 juta ton untuk masing-masing bulannya,” ucap Sarwo.
Sarwo mengatakan, pihaknya sedang menggodok pemutakhiran dan penajaman petunjuk teknis penyaluran beras SPHP tahun 2026 dengan memperlebar batas maksimal pembelian beras SPHP. Semula batas maksimal pembelian berada di 2 pak per konsumen atau 10 kilogram (kg). Ke depan direncanakan batas maksimal pembelian beras SPHP tahun 2026 dapat berada di 5 pak per konsumen atau 25 kg.
Baca juga : Kepala Sekolah Jadi Penentu Arah Mutu Pendidikan Bangsa
Sebagai informasi, selama bulan Januari 2026 ini masyarakat masih dapat merasakan kehadiran beras SPHP di pasaran. SPHP beras tahun 2025 dapat dilanjutkan hingga 31 Januari 2026 melalui skema Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA).
Berkat itu, realisasi penjualan beras SPHP tahun 2025 telah meningkat sekitar 10 ribu ton di awal Januari ini. SPHP beras tahun 2025 sudah kembali dikebut sejak 5 Januari 2026. Sampai 12 Januari 2026 total realisasi telah berada di angka 813 ribu ton. TIF
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Sabtu, 16 Januari 2026 dengan judul "Program SPHP Diperpanjang, DPR: Harga Pangan Terkendali"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.