RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR Fadli Zon memimpin delegasi Indonesia dalam sidang Komisi Politik di General Assembly AIPA ke-41 yang diselenggarakan secara daring, Rabu (9/9). Dalam sidang tersebut, Fadli didampingi Wakil Ketua BKSAP DPR Putu Supadma Rudana dan anggota delegasi Didi Irawadi Syamsuddin
Dalam sidang tersebut, delegasi Indonesia memperjuangkan dua draf resolusi. Pertama, mengenai pentingnya stabilitas kawasan di masa pandemi, khususnya dalam konteks isu Laut China Selatan. Kedua, mengenai bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Rohingya.
Baca juga : Gaji Tenaga Pendamping Rp 1,7 T, Tapi Buat Desa Cuma Rp 300 M
Mengenai draf resolusi pertama, Fadli menekankan pentingnya stabilitas dan perdamaian di kawasan, terutama pada masa pandemi ini. Hal ini untuk memperkuat kerja sama antarnegara ASEAN dalam mengurangi penyebaran Covid-19 dan dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan.
Terkait draf resolusi kedua, Fadli menyesalkan pendirian Parlemen Myanmar yang menolak usulan DPR tentang perlunya penguatan dari parlemen atas kesepakatan di antara pemerintah negara ASEAN, mengenai dukungan bagi Myanmar untuk memberikan bantuan kemanusiaan, menjamin proses repatriasi yang aman dan bermartabat bagi para pengungsi Rohingya di Rakhine. Terlebih, ketika masalah di Rakhine tersebut telah menciptakan efek "spill over" di kawasan.
Baca juga : Pesantren Jadi Saluran Potensial Penyebaran Teknologi Pertanian
Efek "spill over" yang dimaksud mengarah kepada manusia perahu dari Rakhine yang menjadi perhatian. Tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga sebenarnya negara lain di kawasan, terutama pada masa pandemi ini.
Oleh karena itu, menegaskan posisi DPR terkait isu kemanusiaan di Rakhine, Fadli kukuh bahwa apabila komisi politik tidak dapat mencapai konsensus atas usulan Indonesia, Sidang Komisi Politik pada AIPA General Assembly tahun ini, tidak bisa menghasilkan resolusi apa pun. [USU/TIM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.