Sebelumnya
“Dulu sempat ada isu Minang Tanpa PDIP, sekarang #SundaTanpaPDIP saya kira PDIP harus segera introspeksi dan evaluasi diri,” usulnya. “Mulut mu Mempengaruhi Suara Banteng Mu di tanah Sunda #SundaTanpaPDIP #SundaTanpaPDIP
Kalau seluruh teman-teman yang keturunan Sunda ikut naikan Tagar ini, pasti cepat TTI nya Kagok, Edun sekalian,” ajak @Bob_eT3k3WeR.
Baca juga : Dipanggil DPP, Arteria Dahlan Minta Maaf Ke Warga Jawa Barat
Akun @viacomcell juga tak memberi ampun, meskipun Arteria sudah minta maaf. “Biarpun minta maaf, Tetap #SundaTanpaPDIP Tenggelamkan AD, biar tahu rasa,” kesalnya. “Jawa Barat dan Banten menolak PDIP,” sahut @Fuady84948289. Susah sih, karena masih ada daerah basis-basis moncong. Tapi kita tetap berusaha #SundaTanpaPDIP,” respons @TheaApey.
Sikap Arteria itu tak cuma diprotes warga Sunda, tapi juga bikin murka partainya. Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono menyebut Arteria murtad hingga meminta dipecat dari PDIP. Karena sikap dan statement anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP itu, sebutnya itu sama sekali tidak mencerminkan sebagai kader.
Baca juga : Menteri Teten Dinobatkan Baznas Jadi Tokoh Pendukung Gerakan Zakat Indonesia
“Kita sepakati Arteria Dahlan murtad, ini sikap yang jelas dari sikap kader DPD PDIP di Jawa Barat,” tegas Ono dalam video yang diunggahnya di akun Instagramnya @ono_surono.
Bahkan, pada Kamis (20/1) lalu, pihaknya sudah melayangkan surat permohonan ke DPP PDIP, meminta agar Arteria dipecat. “Tadi (rekomendasi) sanksi yang paling berat. Sanksi ada beberapa dari mulai teguran, peringatan, sampai dengan pemecatan,” katanya.
Baca juga : Ini Pesan Ortu Yang Jadi Prinsip Bos Telkom
Tadi malam, politisi yang karib disapa Mang Ono ini juga kembali menyampaikan permohonan maafnya di Instagram. Dia bilang, DPP sudah mengambil langkah tegas dalam memberikan sanksi kepada Arteria. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.