Sebelumnya
Kader yang mendengar curhatan itu, spontan menanggapi dengan teriak, "Diganti saja, Bu." Mendengar respons tersebut, Puan hanya tersenyum.
Di akhir pidatonya, Puan kembali mengingatkan para kader agar jangan egois dan ambisius. "Kita harus tahu ukuran baju kita. Kalau ukurannya S, ya S. Kalau ukurannya M ya M. Kalau Large ya Large. Nggak boleh juga terlalu ketat dan juga longgar. Supaya apa? Supaya tahu diri. Jangan sampai teman makan teman," ucapnya.
Baca juga : DPD Belajar Lembaga Keuangan Mikro Ke Jateng
Saat ini, PDIP memiliki lima kader yang menjadi gubernur. Mereka adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Bali I Wayan Koster, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, dan Gubernur Maluku Murad Ismail.
Omongan itu mengingatkan memori publik pada saat Puan melakukan kunjungan kerja untuk meresmikan Pasar Legi, di Solo, Jawa Tengah, 20 Januari lalu. Dalam kunjungan itu, Puan hanya didampingi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Sementara, Ganjar absen karena harus ke Jakarta. Ketidakhadiran Ganjar ini jadi pemberitaan luas.
Baca juga : Cetak Brace Saat Spurs Bungkam Brighton, Harry Kane Bertaring Lagi
Politisi PDIP Junimart Girsang menilai, kekesalan Puan itu sebagai hal yang wajar. Wakil Ketua Komisi II DPR itu mengatakan, mitra kerja legislatif itu adalah eksekutif, termasuk kepala daerah. Jadi, secara etika dan sudah lazim, jika ada legislatif melakukan kunjungan kerja ke daerah, gubernur, bupati, dan wali kota menyambut.
Ia lalu menceritakan bagaimana saat Komisi II DPR melakukan kunjungan kerja ke daerah. Gubernur didampingi jajarannya selalu datang menyambut memberikan ucapan selamat datang.
Baca juga : OTT Hakim Di Surabaya, KPK Amankan Uang Ratusan Juta
"Apalagi yang datang pimpinan tertinggi DPR yang melakukan kunjungan. Menurut saya, etika aturan protokolernya wajib memberikan penghargaan dengan cara menyambut di bandara," kata Junimart, kemarin.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.