RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Panitia Pelaksana Syukuran Inagurasi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-2024, Andi Gani Nena Wea menjelaskan kondisi terkini rencana acara syukuran yang akan digelar usai pelantikan.
Rencana awal, kata Andi Gani, panitia telah mempersiapkan parade Budaya dari 34 Provinsi dan 6 panggung seni di Patung kuda dan Istana Merdeka. Namun, hal tersebut dibatalkan.
"Presiden Jokowi meminta kepada panitia acara syukuran dan inagurasi Presiden dan Wakil Presiden dilakukan dengan cara yang sederhana yaitu dengan doa dan syukur," katanya saat dihubungi wartawan di Jakarta, Kamis (17/10).
Baca juga : FSP RTMM Ngarep BKF Batalkan Kenaikan Cukai dan HJE Rokok
Andi Gani menegaskan, walaupun di Jakarta batal, acara di berbagai daerah tetap berjalan. Di Yogyakarta, misalnya sudah 100 persen persiapan. Begitu juga di Kuningan (Jawa Barat), Surabaya (Jawa Timur) dan beberapa tempat lain.
Andi Gani menjelaskan, misalnya di Yogyakarta, di sepanjang Malioboro sampai Benteng Vredeburg akan diikuti oleh ribuan peserta yang terdiri dari barisan prajurit keraton, komunitas budaya, komunitas millenial, marching band Universitas Gajah Mada dan perwakilan masyarakat diseluruh wilayah di Yogyakarta.
"Penyanyi Edo Kodologit juga akan membawakan lagu-lagu bertemakan nasionalisme dan kebangsaan," ungkapnya.
Baca juga : Politisi PDIP Ajak Kader Banteng Jaga Kondusifitas Pelantikan Presiden
Selain di Yogyakarta, kata Andi Gani, panitia juga melaksanakan syukuran dan inagurasi di Kuningan, Jawa Barat. Disana juga diisi dengan parade budaya dan kesenian yang dilakukan oleh komunitas millenial Kuningan Jawa Barat dan beberapa kota lainnya seperti Surabaya dengan konsep acara yang sama dan sederhana.
Andi Gani mengatakan, para relawan tetap akan hadir di Istana pada hari pelantikan tersebut. Menurutnya, sejumlah relawan dari berbagai daerah dan luar Indonesia seperti Amerika Serikat, London dan Eropa telah berdatangan ke Jakarta untuk datang ke Istana.
"Ini kami sedang melakukan komunikasi dan koordinasi untuk mengakomodir keinginan relawan agar dapat menyambut Presiden Jokowi setelah pelantikan di gedung MPR/DPR. Kami sangat berharap pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden dapat berjalan dengan aman, damai dan terhindar dari teror," ucapnya. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.