Dark/Light Mode

Soal Kondisi Politik Saat Ini, Relawan Dukung Penuh Keputusan Jokowi

Jumat, 27 September 2019 23:35 WIB
Relawan Jokowi, Andi Gani Nena Wea bersama relawan lainnya bertemu dengan Presiden Jokowi. (Foto: ist)
Relawan Jokowi, Andi Gani Nena Wea bersama relawan lainnya bertemu dengan Presiden Jokowi. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah tokoh pendukung dan relawan bertemu Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/9). Mereka di antaranya Kris Budiharjo, Andi Gani Nena Wea, Budi Arie Setiadi, Mustar dan beberapa tokoh lainnya.

Tokoh-tokoh yang bertemu kali ini merupakan pendukung setia Presiden Jokowi. Pertemuan ini berlangsung secara tertutup. Belum diketahui apa yang menjadi pembicaraan di antara Presiden dan para tokoh ini.

Baca juga : Mitsubishi Sabet Ranking Pertama Kepuasan Konsumen Versi JD Power

Ditemui usai pertemuan, Andi Gani Nena Wea menolak berkomentar banyak. Andi Gani menegaskan, pertemuan dengan Presiden Jokowi hanya silaturahmi. "Intinya silaturahmi dan kami menyampaikan dukungan penuh kepada Presiden Jokowi dalam mengambil keputusan apapun untuk kebaikan negeri ini," katanya.

Andi Gani meminta kepada seluruh pendukung Jokowi untuk tetap tenang dan memantau situasi perkembangan politik Tanah Air. Jangan termakan provokasi apalagi sampai larut dalam berita hoaks.

Baca juga : Lewat MK Saja, Jangan Paksa Jokowi Terbitkan Perppu

Andi Gani juga menegaskan, menolak kegiatan-kegiatan inkonstitusional yang berupaya memecah belah persatuan Indonesia. Andi Gani mengingatkan agar tak ada pihak yang memanfaatkan gelombang aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa.

Menurutnya, sebagai mahasiswa memang sudah selayaknya harus kritis terhadap setiap kebijakan yang diambil pemerintah maupun DPR.

Baca juga : Ditjen Hubla Berkontribusi Positif atas Raihan WTP Kemenhub

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat dan budayawan, Kamis (26/9). Pertemuan membahas sejumlah isu di antaranya kebakaran hutan dan konflik yang terjadi di Wamena, Papua. Tidak hanya itu, penolakan terhadap sejumlah Rancangan Undang Undang (RUU) dan UU juga jadi pembicaraan. RUU yang menjadi kontroversi adalah RUU KUHP dan UU KPK yang memancing demonstrasi.

Di depan tokoh nasional, Jokowi menegaskan komitmennya dalam demokrasi. "Jangan sampai bapak ibu sekalian ada yang meragukan komitmen saya mengenai ini," tegasnya.[KPJ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.