BREAKING NEWS
 

Ingatkan Kepala Daerah Yang Didukung PKB

Cak Imin: Wajib Dukung Pemerintah

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : WIDIA SAPUTRA
Jumat, 7 Juni 2024 07:35 WIB
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar saat menghadiri pembekalan Bakal Calon Kepala Daerah zona D.I Yogyakarta dan Jawa Tengah di Hotel Grand Arkenso Parkview, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (6/6/2024). (Foto: IG/dpp_pkb)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengingatkan seluruh jagoan yang diusung partainya di Pilkada 2024, wajib mendukung Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Ditegaskannya, kepala daerah yang menang usai didu­kung PKB, harus tegak lurus dengan kepemimpinan nasional. “Kepala daerah dari PKB hasil Pilkada Serentak merupakan bagian dari Pemerintahan, sia­papun pemimpinnya," kata Cak Imin, saat pembekalan bakal calon kepala daerah di wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta di Semarang, kemarin.

Wakil Ketua DPR ini menjelaskan, dukungan terhadap Pemerintahan nasional agar ter­cipta singkronisasi di tingkat pusat dan daerah. "Jadi tidak perlu khawatir jika usungan PKB menangkan Pilkada bakal berbeda dengan Pemerintah Pusat," katanya.

Baca juga : Indonesia Masih Tunggu Lampu Hijau Dari PBB

Diungkapkan, secara nasional terdapat sekitar tiga ribu bakal calon yang mendaftar ke PKB untuk maju dalam pilkada di tingkat kabupaten/ kota hingga provinsi. Menurutnya, para bakal calon kepala daerah yang mendaftar melalui partai ini bukan hanya berasal dari PKB, namun juga partai politik lain. "Saya berterima kasih kepada kader partai lain yang mendaf­tar melalui PKB dari mana pun sumber calon harus kita terima," katanya.

Cak Imin menggaransi, se­rangkaian seleksi dilakukan PKB secara sungguh-sungguhuntuk menentukan jagoan di Pilkada Serentak 2024. Termasuk, dilaluinya analisa berbagai pertimbangan penting. “Dengan demikian akan terpilih bakal calon yang tidak hanya berkapa­sitas dan berkualitas, namun yang terpenting menang dalam Pilkada," harapnya.

Adsense

Mantan Menteri Tenaga Kerja ini merincikan, PKB telah menerima pendaftaran lebih dari 3000 bakal calon kepala daerah (Bacakada) yang akan bertarung di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di se­luruh Indonesia.

Baca juga : Khawatir Daya Tampung Rawat Inap RS Menurun

Saat ini, diputuskan sebagai bakal calon yang diusung PKB baru 38 daerah saja di seluruh Indonesia. Menuju kontestasi Pilkada Serentak yang digelar November 2024, diharapkan cukup waktu merumuskan ja­goan partai untuk kontestasi mendatang.

Cak Imin mengklaim, pi­haknya cukup diuntungkan kare­na miliki stok calon pemimpin di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Indonesia. Menurutnya, DPP PKB ber­sungguh-sungguh menyiap­kan Bacakada melalui rang­kaian seleksi agar terpilih yang berkualitas dan mempunyai visi misi. Proses seleksi ini meru­pakan bagian ikhtiar PKB untuk mencari Calon Kepala Daerah yang bisa hadirkan kemakmuran dan kesejahteraan.

“Kita juga tidak menutup untuk yang mendaftar dari luar kader PKB. Karena nanti yang akan menjadi penilaian dan per­timbangan adalah kualitasnya, kompetensinya, kapasitasnya dan daya pilihnya. Jadi, siapapun yang mendaftar di PKB akan kita proses mekanisme melalui pengujian,” katanya.

Baca juga : Ke Khofifah Sama Emil Gibran Mau Balas Budi

Lebih lanjut Wakil Ketua DPR itu menjelaskan, pihaknya juga tetap mengedepankan uji kelayakan dan kepatutan dalam memilih yang terbaik. Sontak, seluruh bakal calon yang mendaftar di PKB harus benar-benar menyerap warisan ajaran, nilai, dan doktrin untuk kemasla­hatan umum yang Rahmatan Lil Alamin. "Yang penting juga adalah menangkan Pilkada 2024 dan diharapkan kemenangan itu jadi solusi bagi pembangunan bangsa dan negara," pungkas­nya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 7 Juni 2024 dengan judul Ingatkan Kepala Daerah Yang Didukung PKB, Cak Imin: Wajib Dukung Pemerintah

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense