RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Indonesia yang kelima, Megawati Soekarnoputri membeli seekor sapi warna hitam dengan bobot 500 kilogram. Sapi kurban itu dibeli dari Pondok Pesantren An-Nidzhom Sukabumi, Jawa Barat, ini akan disembelih di rumah kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan di Jalan Kebagusan Jakarta, pada perayaan Idul Adha 1445 H, Senin (17/6).
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono mengatakan, sapi hitam ini sangat spesial karena merupakan sapi kesayangan Pimpinan Ponpes An-Nidzom, K.H Abdullah Mukhtar.
Baca juga : Presiden Jokowi Sebut Stunting Turun Dari 37 Persen Ke 21 Persen Dalam 9 Tahun
“Sapi hitam itu adalah kesayangan Buya (K.H Abdullah Mukhtar,-red). Sudah disiapkan untuk ikut kontes tahun depan. Sapi ini juga tidak akan dijual kepada siapa pun, kecuali Ibu Megawati yang ambil baru akan dikasih,” kata Ono dikutip dalam Minggu (16/6).
Anggota DPR ini mengatakan, selama ini sapi hitam itu dipelihara sangat baik di kandang Ponpes An-Nidzhom. "Yang mengelola kandang sapi adalah putra Buya paling bungsu, yaitu Haji Asep Dindin Abdul Qodir,” ujarnya.
Baca juga : Pesan Megawati Di Harla 1 Juni : Jangan Berhenti Bumikan Pancasila
Selama ini, Ponpes An-Nidzhom memiliki hubungan yang sangat baik dengan PDI Perjuangan. Bahkan, saat Pilpres 2024, Ponpes An-Nidzhom memasang bendera PDI Perjuangan yang sangat besar di pesantrennya
"Sejak Pilpres 2024, dia sangat mendukung PDI Perjuangan, dan melihat ibu Megawati sebagai pemimpin hebat dan visioner serta sosok ibu baginya,” kata Ono.
Baca juga : Pengembangan Transportasi Massal Berbasis Kereta Di Bali Masuki Babak Baru
Bahkan, kata Ono, anak Buya tersebut ingin mengantarkan sapi besar itu kepada Megawati. "Saya akan antar sendiri sapi hitam ini karena ingin bertemu dan cium tangan ibu," tuturnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.