BREAKING NEWS
 

Dijagokan Sejumlah Daerah

Gus Ipul, Dudung Dan Gus Yasin Masuk Bursa Ketua Umum PPP

Reporter : ASEP GAMPANG
Editor : ERWIN TAMSAL
Selasa, 7 Januari 2025 07:20 WIB
Ketua DPW Partai Persatu­an Pembangunan (PPP) Jawa Tengah, Masruhan Samsurie. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
“Banyak tokoh yang dekat dengan Mbah Maimoen masih percaya dan berharap PPP tetap eksis,” tegasnya.

Sebagai informasi, PPP gagal melenggang ke Senayan untuk periode 2024-2029 dalam kon­testasi Pemilu 2024. Hasil pene­tapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Minggu (16/6/2024), PPP mendapat perolehan suara sebesar 3,87 persen atau seban­yak 5.878.777 di Pemilu 2024.

Jumlah perolehan suara terse­but, mengandaskan PPP meleng­gang ke Senayan. Jumlah tersebut tidak mencapai syarat parliamen­tary threshold (PT) atau ambang batas lolos DPR sebesar 4 persen.

Baca juga : Gerindra: Kejutan Dan Harapan Demokrasi

PPP pun telah mengajukan gu­gatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Pada 10 Juni 2024, MK telah selesai menggelar sidang pembacaan PHPU atau sengketa pileg deng­an menolak gugatan PPP.

Sejumlah perkara ditolak MK, di antaranya terkait permohonan PPP di dapil Jawa Tengah III. MK juga menolak gugatan PPP mengenai permohonan suara DPRD Rembang II.

Sebelumnya, DPW PPP Jawa Timur menggelar rapat kerja wilayah (Rakerwil) di Surabaya, Jumat (27/12/2024). Salah satu yang dibahas dalam Rakerwil adalah sejumlah nama yang potensial menjadi calon ketua umum (Caketum) PPP.

Baca juga : Kredit Alsintan Buat Petani Hanya Berbunga 3 Persen

Ketua DPW PPP Jatim, Nyai Mundjidah Wahab menyebut Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Per­tahanan Nasional Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai tokoh yang potensial menjadi ketua umum PPP.

“Kami ingin ada transformasi di tubuh partai. Untuk ketua umum tidak harus dari internal,” tegas Mundjidah.

Dari unsur internal, muncul nama Wakil Gubernur Jawa Tengah terpilih Taj Yasin. Ke­mudian, kader PPP yang juga mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Baca juga : Merger Maskapai BUMN Saling Lengkapi Layanan

Rencananya, agenda Muktamar PPP akan dilaksanakan setelah hari raya Idul Fitri atau sekitar April 2025. Salah satu agenda dalam Muktamar adalah menen­tukan nakhoda PPP ke depan. Sejauh ini, sejumlah tokoh sudah bermunculan di bursa calon. [ASI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense