RM.id Rakyat Merdeka - Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Yunus Razak menilai sosok Plt Ketua Umum (Ketum) Muhammad Mardiono layak memimpin kembali partai berlambang Ka’bah ini untuk masa bakti 2025-2029.
Menurutnya, PPP membutuhkan sosok yang bersih dan memiliki semangat antikorupsi.
“Pak Mardiono itu masih yang terbaik. Beliau secara track record bersih. Clear and clean,” kata Yunus, kepada RM.id, Kamis (10/7/2025).
Yunus menceritakan sudah cukup lama menjadi skuad PPP. Sejak kepemimpinan Ketum Hamzah Haz, hingga Plt Mardiono. Menurutnya, suksesnya partai ini akan ditentukan dengan hadirnya kepemimpinan yang kuat dan bersih. Harus kader tulen, dan komitmen melawan korupsi.
Baca juga : Persija Masih Buru Pemain Lengkapi Skuad
Menurutnya, jatuhnya suara PPP di sejumlah pesta demokrasi merupakan efek dari oknum partai yang terbukti melakukan perbuatan haram korupsi.
Alhasil, PPP mendapat citra buruk di publik, mengalami turbulensi, termasuk gagal masuk Senayan di Pemilu 2024.
“Kegagalan Pemilu 2024 itu adalah kegagalan kolektif, bukan Pak Mardiono,” katanya.
Diyakininya, sosok Mardiono itu bersih dari tindak pidana korupsi, sehingga dapat memberikan garansi kepada publik bahwa partai ini kedepan bersih dari citra buruk.
Baca juga : Pak Boed Dan Bu Herti Sosok Yang Amat Sejuk
Terlebih, Mardiono merupakan kader tulen yang dapat menyatukan seluruh kekuatan partai.
“Pemimpin antikorupsi, itu yang dibutuhkan PPP. Buat apa jor-joran, jika pada akhirnya akan berujung pada perusakan citra partai. Karena itu PPP akan kembali kuat jika ketumnya memiliki konsistensi dalam membumikan politik tanpa korupsi.” katanya.
Tanpa ragu, Yunus memprediksi Mardiono berpotensi memimpin kembali PPP di Muktamar X yang digelar di Bali pada September 2025. Asumsinya, jiwa dan raga Mardiono itu sudah sangat PPP. Sang Plt. Ketum, memulai kepemimpinan dari tingkat DPC hingga menjadi Ketum.
Diamininya, saat ini beredar nama-nama tokoh non-PPP di bursa Caketum PPP. Menurutnya, itu tidak memungkinkan karena beradasarkan AD/ART PPP, caketum itu harus pernah menjadi pengurus partai.
Baca juga : KSAD: Lulus Dikreg LXV Seskoad Harus Jadi Pemimpin Visioner
“Jadi Pak Mardiono itu memiliki loyalitas tinggi kepada partai, dan antikorupsi. Itu menjadi kebutuhan PPP untuk bisa maju,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.