BREAKING NEWS
 

Ikuti Jejak Ahmad Ali, Pentolan NasDem Sultra Hijrah Ke PSI

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : ROMDONY SETIAWAN
Minggu, 23 November 2025 06:45 WIB
Ketua DPW PSI Provinsi Sultra, La Ode M Rajiun Tumada. (Foto: Dok. PSI Provinsi Sultra)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perpindahan mantan Wakil Ketua Umum (Waketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Ahmad Ali, ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berdampak terhadap para kader NasDem di daerah. Di Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali mengajak para pendukungnya di NasDem ikut hijrah ke PSI. Hasilnya, sebanyak 9 mantan elit NasDem Sultra memutuskan bergabung ke PSI.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Provinsi Sultra, La Ode M Rajiun Tumada mengungkapkan, sebanyak delapan mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) atau pengurus tingkat kabupaten dan kota, serta satu orang mantan Ketua DPW NasDem Sultra, telah bergabung ke PSI. 

“Di sini ada Pak Tony Herbiansyah, mantan Ketua DPW NasDem, dan delapan mantan Ketua DPD, yang hari ini menjadi Ketua PSI. Mereka semua berhasil meraih banyak kursi legislatif bagi partai sebelumnya,” kata Rajiun di Kendari, Sultra, Jumat (21/11/2025). 

Lebih lanjut, Rajiun menguraikan, dirinya juga mantan kader NasDem. Dia bergabung dengan partai yang dipimpin Surya Paloh itu pada Oktober 2021, setelah bertemu dengan Ahmad Ali yang saat itu menjabat sebagai Waketum. 

Baca juga : GKSR Inginkan PT 1 Persen, 8 Parpol Nonparlemen Siap Berjuang Bersama

“Setelah Pak Ali pindah, saya memutuskan bergabung dengan PSI,” imbuh mantan Bupati Muna Barat itu. 

Karenanya, Rajiun menyambut baik bergabungnya para mantan kader NasDem itu ke PSI. Dia optimis, mantan pentolan NasDem di Provinsi Sultra itu, akan memberi dampak besar pada perolehan suara PSI di di Pemilu 2029. 

Adsense

Dalam kesempatan itu, Rajiun juga memuji sosok Ahmad Ali, tokoh asal Sulawesi Tengah (Sulteng). Menurutnya, pengaruh Ali tidak hanya di Provinsi Sulteng, tapi di seluruh pulau Sulawesi, hingga Indonesia bagian timur. 

“Sulawesi harus diperjuangkan. Kehadiran PSI bukan untuk memakai mahkota, tapi untuk mengubah cara berpolitik di daerah ini,” cetusnya. 

Baca juga : Laksanakan SKB 4 Menteri, BUMN Transportasi Beri Diskon Nataru 13-30 Persen

Sementara, Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali optimis, PSI Sultra akan menjadi magnet bagi para mantan kader Partai NasDem. Pasalnya, para eks politisi NasDem yang datang ke PSI memiliki rekam jejak yang baik, solid, dan siap menggerakkan mesin kemenangan PSI di Sultra. 

Ali menambahkan, sebelum bergabung dengan PSI dirinya pernah menjadi salah satu wakil ketua umum di Partai NasDem, sekaligus penyusun kepengurusan di Sultra. Karenanya, dia memahami dinamika internal dan wajah kader-kader yang kini memilih bergabung dengan PSI. 

“Saya tidak kaget ketika banyak kader dan pengurus yang memilih hijrah ke PSI. Mereka juga tidak memiliki rekam jejak tercela atau masalah hukum, sehingga lebih mudah diterima publik. Ini akan menjadi kekuatan besar,” tegasnya. 

Ali meyakini, para mantan elit NasDem Sultra, mampu mengulang pengalaman kemenangan yang pernah mereka bangun di partai lama. Dia mengungkapkan, dirinya telah melakukan komunikasi dengan mantan anggota DPR, Tina Nur Alam, yang dalam waktu dekat akan bergabung dengan PSI. “Ke depan, kita targetkan kursi DPR dapat diraih PSI,” cetusnya. 

Baca juga : Pemerintah Berantas Balpres, Industri Tekstil Terlindungi

Lebih lanjut, Ali berharap, gelombang dukungan itu menjadi titik awal bagi PSI untuk melahirkan pemimpin di tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten dan kota. 

“PSI harus berani bermimpi, dan kami optimistis mimpi itu dapat dicapai,” tandasnya. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense