BREAKING NEWS
 

Didi Mahardhika Cucu Soekarno Tegaskan Setia ke Prabowo dan Gerindra

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Senin, 9 Februari 2026 09:20 WIB
Didi Mahardhika (kanan) bersama Presiden Prabowo Subianto (Foto: Dok. Didi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Didi Mahardhika, Cucu Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno, menegaskan kesetiaannya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Partai Gerindra.

Mahardhika menyatakan, sikap politik yang diambilnya bukan keputusan sesaat. Ia mengaku berjalan di atas dua amanah yang dipegang teguh, yakni amanah dari ibunda almarhumah Rachmawati Soekarnoputri dan amanah dari Presiden Prabowo yang sudah seperti keluarga sendiri.

“Pesan ibunda jelas, tetap setia kepada Bapak Prabowo Subianto dan Partai Gerindra. Alhamdulillah, amanah itu saya jalankan sejak dulu,” tutur Mahardhika, Senin (9/2/2026).

Baca juga : Angga Raka Tegaskan, Diplomasi Prabowo Selalu Utamakan Kepentingan Nasional

Pada momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra, Mahardhika juga menyampaikan ucapan selamat. Ia berharap Gerindra terus menjadi kekuatan politik yang menjaga persatuan bangsa.

Menurut Mahardhika, pilihannya berlabuh di Partai Gerindra dilandasi keyakinan ideologis. Ia menilai, Gerindra merupakan partai yang paling merepresentasikan nilai-nilai Bung Karno tanpa dikotomi dan tanpa upaya mengadu-benturkan.

Adsense

“Gerindra itu cocok dengan darah ideologi saya. Ada garis ajaran kakek saya, Bung Karno, tetapi tidak dibenturkan dengan siapa pun,” jelasnya.

Baca juga : Cak Imin Bawa Pasukan Ke Istana, PKB Tegaskan Dukung Penuh Prabowo Subianto

Ia menegaskan, kedekatannya dengan Prabowo tidak hanya sebatas hubungan politik, tetapi juga hubungan personal. “Bagi saya, Pak Prabowo sudah seperti bapak sendiri. Itu yang saya pegang,” ujarnya.

Mahardhika juga menyoroti masih adanya upaya sejumlah kelompok yang menghidupkan kembali dikotomi lama dalam politik nasional, seperti narasi Pro-Soekarno versus Pro-Soeharto dan pembelahan serupa. Menurutnya, pola semacam itu sudah tidak relevan dan justru memperkecil bangsa.

“Menurut saya, dikotomi itu sudah tidak relevan. Mengotakkan rakyat Indonesia ke dalam pro sini atau pro sana hanya memperkecil bangsa ini,” katanya.

Baca juga : DPR Sahkan Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Ia menyayangkan penggunaan tokoh-tokoh besar sebagai alat politik yang memunculkan narasi memecah belah. “Kasihan masyarakat. Mereka disajikan hal negatif, dijual gambar tokoh-tokoh yang akhirnya berdampak semu, hanya pseudo,” tambahnya.

Sebagai putra Rachmawati Soekarnoputri, Mahardhika mengakui ideologi politik telah mengalir dalam dirinya. Namun, ia menegaskan ingin menjalankan warisan tersebut dengan pendekatan yang lebih relevan dengan kondisi bangsa saat ini, yakni menyatukan, bukan membelah.

Dengan tetap memegang amanah keluarga serta keyakinannya terhadap visi Presiden Prabowo, Mahardhika menempatkan diri sebagai figur yang ingin menghadirkan wajah politik yang lebih sejuk dan matang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense