BREAKING NEWS
 

Golkar Siap Mengawal Pembahasan RAPBN 2027

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : ABDUL SHOMAD
Selasa, 18 Agustus 2026 06:50 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhamad Sarmuji. (Foto: Dok. Golkar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Golkar mengapresiasi Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto di hadapan Parlemen, di Gedung MPR/DPR, Jumat (14/8/2026).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhamad Sarmuji menilai, delapan prioritas yang disampaikan Presiden Prabowo mencerminkan peta pembangunan bangsa yang terarah dan memiliki sasaran yang jelas. Bahkan, Presiden juga menjelaskan langkah-langkah untuk mencapai target tersebut.

"Presiden Prabowo meyakinkan kita bahwa setiap langkah pembangunan yang dirancang dalam RAPBN 2027 adalah langkah nyata yang mendekatkan bangsa kita pada cita-cita kemerdekaan," kata Sarmuji dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).

Sarmuji mengatakan, Presiden tidak sekadar menetapkan arah kebijakan, tetapi juga menjelaskan langkah untuk mencapai target tersebut. Dia mencontohkan konsolidasi pengadaan barang dan jasa Pemerintah yang mampu menekan harga Layar Pintar Interaktif (IFP) dari sekitar Rp 150 juta menjadi Rp 26 juta per unit, tanpa mengurangi volume maupun kualitas barang.

"Ini merupakan contoh nyata bagaimana efisiensi bisa dilakukan bukan dengan memotong manfaat untuk rakyat, tapi dengan membenahi cara kerja Pemerintah. Presiden tidak hanya bicara soal apa yang ingin dicapai, tapi juga menunjukkan bagaimana caranya," ujarnya.

Baca juga : Pimpin DPW PAN Sumut, Menteri Dudy Perkuat Semangat Juang Kader

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR itu juga mengapresiasi komitmen Pemerintah meningkatkan akses dan mutu pendidikan. Terutama, pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui 93 Sekolah Rakyat permanen dan 182 sekolah rakyat rintisan serta pengiriman ratusan mahasiswa ke perguruan tinggi terbaik dunia melalui Beasiswa Garuda.

"Sekolah Rakyat dan Beasiswa Garuda menunjukkan negara hadir memastikan anak-anak dari keluarga tidak mampu tetap punya jalan meraih pendidikan terbaik, bahkan hingga ke perguruan tinggi dunia. Hanya dengan pendidikan sebuah bangsa bisa mengalami lompatan," jelasnya.

Sarmuji juga menyoroti rencana pembentukan bursa mineral dan komoditas strategis. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memperkuat kedaulatan ekonomi nasional. Fraksi Partai Golkar, kata dia, mendukung penuh rencana tersebut dan siap mengawal pembahasan RAPBN 2027 bersama Pemerintah secara konstruktif.

Adsense

"Kita harus membangun bursa komoditas agar Indonesia bisa menentukan sendiri harga komoditas andalannya. Selama ini kita menjadi produsen besar dunia untuk berbagai komoditas strategis, tetapi harganya justru ditentukan di luar negeri," tuturnya.

"Dengan bursa komoditas, kita bisa menciptakan nilai tambah, menjaga kestabilan harga, dan pada akhirnya berimplikasi langsung pada pendapatan negara dan kemakmuran rakyat," imbuh Sarmuji.

Baca juga : BI Perluas Diskon QRIS 0 % Dan Luncurkan KKI

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Golkar Puteri Komarudin menilai asumsi dasar RAPBN 2027 sebesar Rp 4.097,2 triliun menunjukkan optimisme Pemerintah terhadap prospek perekonomian nasional. Optimisme tersebut, menurut Puteri, tercermin dari target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027.

"Target itu lebih tinggi dibandingkan realisasi pertumbuhan ekonomi yang selama ini berada di kisaran 5 persen," kata Puteri.

Bendahara Fraksi Partai Golkar DPR itu menambahkan, optimisme Pemerintah juga terlihat dari target defisit APBN sebesar 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yang lebih rendah dibandingkan defisit APBN 2026.

"Tentu, asumsi dan arsitektur fiskal ini akan kami cermati lebih lanjut dalam pembahasan di masing-masing Komisi maupun Badan Anggaran," tegasnya.

Puteri memastikan skuadnya di Komisi XI DPR akan terus mengawal berbagai agenda prioritas Pemerintah yang disampaikan Presiden Prabowo untuk dilaksanakan pada 2027.

Baca juga : Dokumen Rusak Dan Hilang Harus Segera Dipulihkan

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026), menyampaikan APBN 2027 dirancang sebesar Rp 4.097,2 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan APBN 2026 sebesar Rp 3.842,7 triliun.

Prabowo mengatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk menjalankan delapan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN). Yakni, kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana; penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa; serta penurunan kemiskinan. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense