BREAKING NEWS
 

Antisipasi PHK Akibat Covid-19, Mega  Perintahkan Kader PDIP Gotong Royong Bikin Program Padat Karya

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Kamis, 16 April 2020 10:40 WIB
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat memimpin rapat secara virtual dengan jajaran DPP dan Kepala Daerah PDIP (Foto: Dok. PDIP)

RM.id  Rakyat Merdeka - PDI Perjuangan terus mencermati dampak Covid-19 terhadap kehidupan rakyat, khususnya mereka yang menjadi korban PHK atau mereka yang dirumahkan, para buruh harian, dan yang berpenghasilan tak tetap. Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memerintahkan seluruh kader partai, khususnya yang menjadi kepala daerah dan pimpinan Dewan, untuk menyiapkan langkah menghadapi ancaman PHK akibat Covid-19.

"Ibu Megawati memerintahkan seluruh kader partai, para kepala daerah, dan para pimpinan Dewan dari partai untuk menaruh perhatian ekstra pada upaya mengatasi PHK, menciptakan lapangan kerja bagi rakyat. Dalam situasi seperti ini, sektor pangan harus digenjot melalui gerakan menanam tanaman apapun yang bisa dimakan," kata Hasto, melalui pernyataan tertulis, Kamis (16/4).

Baca juga : Tangkal Covid-19, Menpora : Jaga Jarak, Utamakan Kebersihan dan Berolahraga

Selain hal itu, kata Hasto, para kepala daerah dari PDI Perjuangan diminta merealokasi anggaran dan mendorong program padat karya dengan tetap memenuhi seluruh ketentuan guna mencegah penularan Covid-19. “Dalam teleconference kelima yang dipimpin Ibu Megawati, Bupati Wonogiri Joko Sutopo telah melaporkan realokasi anggaran sebesar Rp 110 miliar. Demikian juga Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas telah melakukan realokasi anggaran sehingga tersedia sekitar Rp 300 miliar untuk penanggulangan dampak Covid-19, termasuk program cipta kerja," ujar Hasto. 

Adsense

Ancaman gelombang PHK akibat Covid-19 harus diantisipasi. Organisasi Perburuhan Internasional atau ILO memperkirakan sebanyak 1,25 miliar orang pekerja di dunia terdampak parah Covid-19 dan dibayangi ancaman PHK. "Kami berharap krisis Covid-19 ini tidak meluas. Tapi kami antisipasi jika terjadi gelombang PHK," kata Hasto.

Baca juga : Antisipasi Covid-19, Muhammadiyah Jawa Timur Siapkan 100 Ribu Paket Sembako

Menurut Hasto, gotong royong kader PDI Perjuangan diwujudkan para kader dengan banyak hal. Mulai dari aktif menyosialisasikan pencegahan penyebaran virus, menyediakan alat pendukung kesehatan gratis, mempekerjakan korban PHK membuat masker untuk rakyat, hingga mendirikan dapur umum dan membagikan makanan gratis.          

Bahkan, kader PDI Perjuangan yang menjabat Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengubah rumah dinasnya menjadi ruang isolasi untuk mengatasi corona. "Sesuai perintah Ibu Megawati untuk mengutamakan kepentingan rakyat, kepala daerah yang kami usung menyediakan jaring pengaman untuk rakyat yang penghasilannya berkurang akibat wabah ini," ungkap Hasto. 

Baca juga : Antisipasi Dampak Corona, Pemerintah Jangan Tebang Pilih Kasih Insentif

Berdasarkan analisa IMF serta Bank Dunia, krisis Covid-19 ini adalah pukulan telak untuk pertumbuhan ekonomi dunia. Presiden Jokowi bahkan sudah menyampaikan bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun ini tidak akan tercapai karena dilanda Covid-19.

"Sejarah mencatat, kita bisa melalui banyak ujian berat. Dan, ujian kali ini bisa kita lalui dengan gotong royong, semangat berdikari, saling membantu rakyat yang kesulitan," ungkap Hasto. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense