BREAKING NEWS
 

Gerindra Apresiasi Kinerja Kapolri Baru

Perketat Perbatasan, Cegah Narkoba Masuk!

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : ABDUL SHOMAD
Kamis, 5 November 2026 06:50 WIB
Politikus Partai Gerindra yang juga Anggota Komisi I DPR, Imron Amin. (Foto: Instagram/rimronamin)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gerindra merespons gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto terhadap pemberantasan peredaran narkoba. Untuk itu, perlu dilakukan pengawasan peredaran yang ketat di wilayah perbatasan Indonesia, khususnya jalur laut. Yaitu, untuk mencegah masuknya narkoba dari jaringan peredaran internasional.

Politikus Partai Gerindra yang juga Anggota Komisi I DPR, Imron Amin mengatakan, pengetatan wilayah perbatasan Indonesia dari jaringan narkoba peredaran internasional harus melibatkan beragam institusi. Yaitu, kepolisian, Badan Intelijen Negara (BIN), TNI Angkatan Laut, dan Badan Keamanan Laut (Bakamla).

“Pengawasan wilayah perbatasan menjadi langkah penting untuk memutus jalur penyelundupan narkoba sebelum masuk dan beredar di tengah masyarakat,” kata Imron di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (3/11/2026) malam.

Imron menilai, ancaman peredaran narkoba masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan penanganan terpadu. Berdasarkan informasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Operasi Sapu Bersih Narkoba pada Mei 2026 berhasil mengungkap sejumlah kasus di berbagai wilayah dengan total 31 tersangka.

Dalam operasi tersebut, petugas menyita 136,5 kilogram sabu, 147 kilogram ganja, serta sejumlah jenis narkotika lainnya. Total nilai ekonomi barang bukti diperkirakan mencapai Rp 211,4 miliar.

Pengungkapan tersebut memperlihatkan beragam modus peredaran narkoba, mulai dari pemanfaatan jalur internasional hingga penggunaan jasa ekspedisi dan kurir untuk menyelundupkan narkotika ke Indonesia.

Baca juga : Calon Ketua Demokrat Sumut Mulai Saling Klaim Dukungan

Karena itu, Imron menekankan pentingnya penguatan deteksi dini dan koordinasi antarlembaga untuk mempersempit ruang gerak jaringan penyelundupan, terutama di wilayah perbatasan laut.

Selain pengawasan perbatasan, Imron mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, ancaman narkoba bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi penerus bangsa.

Dia mengajak generasi muda, mulai dari pelajar SMP, SMA hingga mahasiswa, untuk menjauhi narkoba dan turut menjaga lingkungan dari pengaruh negatif.

“Kita punya cita-cita Indonesia Emas. Mari kita jaga bersama generasi muda, termasuk adik-adik yang masih SMP, SMA, dan mahasiswa, karena masa depan bangsa juga berada di tangan mereka,” tuturnya.

Adsense

Imron juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Kesadaran bersama, menurutnya, perlu terus diperkuat agar generasi muda terlindungi dari berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, Kapoksi Gerindra Komisi VIII DPR, M Husni, menekankan pentingnya memperkuat perlindungan anak dan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan serta peredaran narkoba.

Baca juga : Kualitas Aset Mandiri Terjaga Sangat Baik

Husni menyoroti jangkauan peredaran narkoba yang mulai menyasar lingkungan pendidikan, bahkan hingga tingkat Sekolah Dasar (SD). Kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius dari keluarga, masyarakat, dan aparat penegak hukum.

Menurutnya, penyalahgunaan narkoba tidak hanya mengancam kesehatan dan masa depan anak, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan sosial di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Jadi betul-betul mereka merencanakan supaya generasi muda kita rusak. Ini sangat berbahaya sekali,” ujar Husni di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Husni menilai, pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dilakukan sejak dini. Peran keluarga, terutama orang tua, menjadi salah satu faktor penting melalui pengawasan pergaulan anak, komunikasi yang baik, serta pemberian pemahaman mengenai bahaya narkoba.

Selain keluarga, lingkungan pendidikan dan masyarakat juga perlu menciptakan ruang yang aman bagi tumbuh kembang anak agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan maupun jaringan peredaran narkotika.

Dia menilai, penindakan harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya menyasar pengguna, tetapi juga pemasok dan bandar besar yang menjadi bagian dari jaringan peredaran narkotika.

Baca juga : Investor Diminta Jangan Cuma Percaya MSCI Cs

“Salut untuk Bapak Kapolri yang luar biasa, yang konsen sekali, bukan hanya di satu tempat, tetapi hampir di seluruh daerah di Indonesia. Bukan hanya yang dikejar itu pemakai, tetapi memang pemasok dan pembesar-pembesar narkoba yang ada di negeri ini, tidak pandang bulu,” ungkapnya.

Husni berharap, upaya kepolisian memutus mata rantai peredaran narkoba dapat terus dilakukan secara konsisten dan menyentuh seluruh jaringan, termasuk para pemasok utama. Namun, dia menegaskan pemberantasan narkoba bukan semata-mata tanggung jawab aparat penegak hukum.

“Keluarga dan masyarakat juga harus mengambil peran aktif dalam mencegah peredaran narkoba di lingkungan masing-masing,” ujarnya. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense