RM.id Rakyat Merdeka - Kuota untuk para suporter capres jumlahnya bertambah. Namun untuk posisi duduk, para supporter tidak lagi di belakang capres. Melainkan menghadap panggung.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberi tambahan tiket nonton bagi kedua paslon. Total setiap paslon, dapat 140 tiket undangan. “Kita tambah untuk 01 dan 02 dan undangan KPU. Konsepnya masing-masing 01 dan 02, 140 (undangan),” tutur Komisioner KPU Wahyu Setiawan di Jakarta, Sabtu (16/2).
Baca juga : Siloam Dukung Pemerintah Perangi Stunting
Alokasi undangan untuk tamu KPU juga bertambah menjadi 320 undangan. Berbeda dari debat pertama, tamu undangan total berjumlah 500 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 200 tamu untuk kedua laslon. Sedangkan 300 tamu undangan dari KPU.
Pertambahan jumlah undangan tersebut, menurut Wahyu, dikarenakan kapasitas hotel. Menurutnya, Hotel Sultan sebagai lokasi debat kedua, kapasitas ruangannya lebih besar dari Bidakara di debat pertama.
Baca juga : Jangan Macet Di Zona Nyaman
“Ini kaitannya dengan kapasitas hotel. Dulu di (Hotel) Bidakara karena kapasitasnya 500, sekarang 600,” ungkap dia.
Meskipun bertambah, Wahyu menuturkan tamu yang diundang KPU relatif sama. Ada untuk mantan presiden dan wakil presiden, akademisi yang terkait dengan tema debat, dan tokoh lainnya. “Relatif sama.
Baca juga : Alamak, Mantan Bupati Lampung Tengah Jadi Tersangka Lagi
Jadi tokoh-tokoh, akademisi, berbagai pihak yang relevan dengan tema,” ujarnya. Dalam debat kedua ini, KPU juga merubah posisi duduk. Kursi para suporter, tidak lagi berada di belakang capresnya masing-masing.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.