BREAKING NEWS
 

Tambah Kuota Debat

Kursi Pendukung Capres Diubah Hadap Panggung

Reporter : HENDY POERNAWAN
Editor : SISWANTO
Minggu, 17 Februari 2019 09:11 WIB
Capres 01 Joko Widodo (kiri) dan Capres 02 Prabowo Subianto (kanan). (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
“Jadi dalam tata panggung itu kemarin ada masukan dari berbagai komponen masyarakat, audien di belakang kandidat itu mengganggu pemirsa TV dan warga net dalam menonton,” ujar Wahyu.

Sehingga Wahyu menjelaskan pada debat ke-2, para supoter di posisikan persis menghadap panggung. Sehingga antara suporter dan capres, saling berhadapan.

Baca juga : Siloam Dukung Pemerintah Perangi Stunting

“Di belakang kandidat tidak ada audien sehingga tidak ada riuh rendah yang ada di belakang kandidat,” ungkap Wahyu.

Sementara itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) memanfaatkan penambahan tiket untuk menghadirkan tamu di luar parpol koalisi.

Baca juga : Jangan Macet Di Zona Nyaman

“Kami mengundang ketua umum partai politik, sekjen parpol, kemudian ada beberapa tokoh-tokoh, baik tokoh milenial, influencer yang punya follower banyak dan kemudian ada beberapa kepala daerah,” kata Wakil Direktur Bidang Saksi TKN, Lukman Edy.

Untuk diketahui, debat kedua akan berlangsung malam ini di Hotel Sultan Jakarta. Dalam debat kedua ini, Jokowi dan Prabowo akan saling berhadapan. Tema yang diangkat yakni soal pangan dan energi, SDM dan lingkungan hidup, serta infrastruktur.

Baca juga : Alamak, Mantan Bupati Lampung Tengah Jadi Tersangka Lagi

Debat ini akan ditayangkan live 4 stasiun tv milik Harry Tanoe Sudibjo. Yakni RCTI, MNC TV, GTV dan INews TV. Debat juga dipandu dua jurnalis iNews TV; Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki.

Pertanyaan debat digarap 7 panelis dari berbagai latar belakang. Yaitu, Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD, Rektor IPB, Dr Arif Satria, Direktur Eksekutif WALHI, Nur Hidayati, Ahli Pertambangan ITB, Prof Dr Ir Irwandy Arif MSc. [HEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense