BREAKING NEWS
 

Optimistis Elektabilitas AHY Naik Terus

Demokrat: Masyarakat Bosan Dengan Drama dan Pencitraan

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : UJANG SUNDA
Minggu, 26 Juli 2020 07:13 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (Foto: Instagram/agusyudhoyono)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Demokrat yakin elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bakal naik terus di tengah pandemi virus corona. Pasalnya, putra sulung SBY itu begitu cekatan turun ke masyarakat.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra di Jakarta, kemarin. “Masyarakat bosan dengan kepemimpinan penuh drama dan pencitraan. Entah marah-marah, nangis-nangis, lempar tanggung jawab sana-sini, bukannya maju dan mengambil tanggung jawab,” katanya. 

Pendapat ini merupakan tanggapan atas hasil survei Indikator yang digelar medio 13-16 Juli lalu. Survei membuktikan, elektabilitas AHY naik dari 4,8 persen menjadi 6,8 persen. Peningkatannya nyaris 50 persen. 

Baca juga : Elite Gerindra Tidak Mau Ambil Pusing dan Baper

Kenaikan ini, selaras dengan elektabilitas Partai Demokrat yang naik dari 3,6 persen menjadi 5,7 persen. Ada peningkatan hampir 60 persen. 

Adsense

Baginya, kenaikan ini sudah diprediksi. Di tengah situasi pandemi, memang dibutuhkan sosok yang tulus dan cekatan. Nah, AHY dan Demokrat hadir di tengah masyarakat. Bahkan, aksi AHY bersama Demokrat sudah sampai ke pelosok Nusantara dalam dua bulan terakhir ini. 

Herzaky bercerita, begitu AHY menjabat sebagai Ketum Partai Demokrat selepas Kongres V, 15 Maret 2020, langsung tancap gas membantu rakyat. Nah, yang dibutuhkan masyarakat adalah bantuan melawan pandemi. 

Baca juga : DPRD : Masyarakat Jangan Takut Naik MRT

Herzaky mengungkapkan, ada dua instruksi yang dikeluarkan AHY dalam dua bulan awal kepemimpinannya. Dari Gerakan Nasional Lawan Corona hingga Gerakan Nasional Peduli dan Berbagi. “Seluruh elemen Partai Demokrat bergerak membantu rakyat di segala lapisan, terutama yang paling terdampak pandemi Covid-19 dan belum terjangkau bantuan pemerintah maupun bantuan swadaya masyarakat lainnya,” katanya. 

Herzaky mengatakan meskipun tingkat kepuasan relatif sama dengan pemerintah pusat, namun ada penurunan cukup signifikan masyarakat yang sangat puas kepada pemerintah pusat dalam konteks penanganan pandemi covid-19. Dari 8,8 persen warga yang sangat puas. Kini tinggal 4,9 persen. 

Menilik ini, Herzaki menyarankan kepada pemerintah untuk tidak berpuas diri. Jangan sampai pemerintah pusat merasa sudah memberikan dan melakukan yang terbaik, tapi justru tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan atau disuarakan publik. 

Baca juga : Kasus Corona Naik Terus, Rupiah Dibayangi Tren Penurunan

“Karena itu, dalam penanganan pandemi Covid-19 ini, sebaiknya pemerintah, baik pusat maupun daerah, fokus dalam memberikan solusi untuk permasalahan rakyat dan bergerak cekatan. Karena kini eranya kepemimpinan yang tulus dan cekatan, bukan kepemimpinan penuh drama dan pencitraan,” tutupnya. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense