BREAKING NEWS
 

Diisukan Incar Ketum NU

Cak Imin, Bicaralah!

Reporter & Editor :
APRIANTO
Selasa, 30 Maret 2021 07:20 WIB
Muhaimin Iskandar. (Foto: Facebook/cakiminow)

 Sebelumnya 
Namun, Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid yang juga dikonfirmasi membantah kabar adanya niatan Cak Imin kepingin menahkodai PBNU. “Tidak benar itu,” kata Jazilul kepada Rakyat Merdeka tadi malam.

Wakil Rais Syuriah Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Anwar Iskandar juga mengaku belum mendapat kabar terkait rencana Cak Imin mencalonkan diri sebagai Ketum PBNU.

“Saya baru dengar dari panjenengan,” kata Kiai Anwar ketika dikontak tadi malam.

Baca juga : Usulkan Dana Pensiun, Nusron Tak Ingin Nasib Atlet Madesu

Menurutnya, setiap warga NU yang memenuhi syarat diperbolehkan untuk menjadi apa saja di PBNU. Baik sebagai Ketum maupun jabatan lainnya. “Persoalannya apakah Cak Imin memenuhi syarat?” tanya dia.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Amien, Kediri itu lalu menyebutkan salah satu syaratnya. Yakni, minimal pernah menjabat di kepengurusan PWNU di tingkat provinsi.

Lalu, apakah Cak Imin pernah menjabat di kepengurusan PBNU atau PWNU? Kiai Anwar mengaku tidak tahu. “Setahu saya beliau pernah di PMII (organisasi sayap NU dari kalangan mahasiswa). Lalu di PKB,” ucapnya.

Baca juga : Diundang Ke Munas LDII, Menag Diminta Bicara Moderasi Agama

Salah satu syarat tercantum dalam draft ART NU Pasal 37 ayat 1 berbunyi : “Untuk menjadi Calon Ketua Umum seseorang pernah menjadi Pengurus Besar Harian Nahdlatul Ulama atau pernah menjadi Pengurus Harian Tanfidziyah di tingkat Wilayah Nahdlatul Ulama.”

Pengamat politik Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin menilai tidak tertutup kemungkinan, Cak Imin kepingin memimpin PBNU. Apalagi salah satu kadernya di PKB, yakni Helmy Faishal Zaini kini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU.

“Tinggal lobi-lobi kiai-kiai NU dan pengurus daerah yang punya suara. Posisi Ketum PBNU bisa tuh buat bargaining Cawapres,” pungkasnya. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense