BREAKING NEWS
 

Nyatakan Tak Nyapres

Mas Ganjar, Ciyus Nih..?

Reporter & Editor :
APRIANTO
Kamis, 3 Juni 2021 07:40 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo saat menghadiri peresmian Mal Pelayanan Publik di Kendal, Rabu (2/6/2021). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Lagipula, lanjut anggota DPR itu, setiap kader takkan bisa lebih besar dari partai. Semua kader harus taat dan patuh terhadap keputusan yang telah disepakati bersama oleh partai.

“Namanya banteng, itu tidak ada yang melebihi kandangnya. Itu peringatan untuk semuanya,” katanya.

Kabar renggangnya hubungan Ganjar dengan PDIP muncul setelah Ganjar tak diundang dalam acara penguatan soliditas kader di kantor PDIP Jateng, Sabtu (23/5). Ketua Badan Pemenang Pemilu (Bappilu) PDIP, Bambang Wuryanto menilai, Ganjar sangat ambisi menjadi capres di 2024.

Baca juga : Ganjar Langsung Muji Puan Setinggi Langit

Gara-gara masalah itu, Mega pun mengingatkan kepada para kadernya untuk tetap mematuhi arahan partai. Mega mempersilakan para kadernya untuk keluar atau mundur jika tidak mau menaati arahan partai.

Bagaimana penilaian pengamat? Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio menilai, pernyataan Ganjar soal tidak majunya sebagai capres 2024 merupakan langkah yang tepat. Ganjar dinilai takkan sanggup melawan elit di PDIP.

“Jiperlah dia. Makanya dia bilang begitu,” katanya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Baca juga : Ganjar Bisa Berlaga Di Konvensi NasDem

Namun begitu, pernyataan Ganjar itu dapat membuat konfliknya dengan PDIP mereda. Hubungannya dengan PDIP kembali membaik.

Namun, apakah Ganjar benar-benar menghentikan mesin tim pencapresannya? “Belum tentu,” kata Hendri. Ganjar akan tetap menjaga popularitas dan elektabilitasnya hingga Pilpres 2024.

Kata Hendri, ada dua yang mesti dilakukan Ganjar. Pertama, menjaga hubungan dengan PDIP. Kedua, membuktikan kinerjanya sebagai Gubernur Jateng.

Baca juga : Sandi Happy Munas Kadin Digelar Di Bali

“Sebab, di periode kedua saja dia hampir kalah oleh Sudirman Said. Sekarang, dia juga mulai kalah pamor dengan Wali Kota Semarang karena belum ada kerja nyata darinya,” cetusnya. [QAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense