Sebelumnya
Aksi tersebut diketahui Gibran. Kader PDIP itu mendatangi Loji Gandrung. Lantaran massa aksi di Loji Gandrung sudah tidak ada karena bergeser ke Plaza Sriwedari, Gibran bergegas menyusul mereka untuk berdialog.
Ia bertanya kepada sejumlah massa, apakah ada keluhan sehingga mereka melakukan aksi tersebut. “Jenengan tiang pundi? (Anda orang mana?),” tanya Gibran kepada salah satu warga. “Tipes,” jawab seorang warga tersebut.
Baca juga : Putusan MK Dinilai Buka Jalan Buat Gibran, Kaesang Bilang Begini
Gibran juga menanyakan terkait aksinya tersebut. “Ini nopo? (Ini apa?). Topo bisu kangge nopo? Lha protese nopo? Keluhanane nopo, bu? (Tapa bisu untuk apa? Protes soal apa? Keluhannya apa, bu?),” tanya Gibran.
Karena tidak ada jawaban yang diberikan oleh warga itu, Gibran meminta warga yang melakukan aksi untuk pulang ke rumah. “Kondur nggih (pulang ke rumah ya). Kondur masak ge anake (pulang ke rumah masak buat anaknya),” pintanya Gibran.
Baca juga : Disebut Bangun Dinasti Politik, Jokowi Tertawa
Saat ditemui awak media, Gibran mengaku tidak tahu aksi yang dilakukan warga tersebut. “Aku ra mudeng (saya tidak tahu). Malah tak parani ki loh (Aku datangi lho). Kita datangin, saya tanya keluhannya apa? Katanya tidak tahu, saya ajak ke rumah, tidak mau,” jelas Gibran.
Di momentum yang berbeda, Gibran yang kerap dikaitkan dengan isu dinasti akhirnya buka suara. Kata dia, dinasti politik tidak akan berhasil, kalau rakyat tidak menghendaki.
“Saya kembalikan lagi ke warga untuk menilai. Misalkan tidak berkenan, ya jangan dipilih,” ujar Gibran dalam Talkshow Info A1 Kumparan yang tayang di YouTube, kemarin.
Dalam acara tersebut, Gibran mengaku sudah kenyang dengan isu dinasti yang muncul pada 2020. Tepatnya, saat dirinya memutuskan terjun ke politik untuk menjadi Wali Kota Solo.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.