Sebelumnya
“Saya duduk di posisi ini, itu sudah kerja hampir 3 tahun. Warga bisa nilai juga saya kerjanya baik atau tidak, ada hasilnya atau tidak. Hasilnya bisa menguntungkan warga atau tidak. Itu kan warga yang menilai. Jadi bukan dari diri saya,” tutur Gibran.
Intinya, bagi Gibran, bila dinasti politik itu dianggap buruk, pasti warga tak akan memilihnya. Semua tergantung kapasitas dan akseptabilitas warga.
“Kalau dinilai baik ya alhamdulillah, kalau nggak ya jangan dipilih, itu aja. Kita kembalikan lagi ke warga, tidak ada misalnya keharusan untuk mencoblos saya. Dan saya tidak ditunjuk semua bebas untuk memilih atau tidak. Bebas kok silakan,” katanya.
Baca juga : Putusan MK Dinilai Buka Jalan Buat Gibran, Kaesang Bilang Begini
Ayah dari Jan Ethes ini menegaskan, tidak semua anak pejabat yang terjun ke dunia politik bisa sukses. Menurut putra sulung Jokowi itu, rakyat sudah cerdas. Anak presiden pun belum tentu dipilih bila maju dalam kontestasi politik.
“Warga kita itu pinter-pinter, kritis-kritis. Jadi disodori, oh anaknya presiden, anaknya Jokowi belum tentu dipilih. Belum tentu dipilih. Warga kita pinter pinter, kritis kritis,” ungkap dia.
Rabu, Gibran Dipanggil Hasto
Baca juga : Disebut Bangun Dinasti Politik, Jokowi Tertawa
Pasca putusan MK yang mengabulkan gugatan soal usia Capres-Cawapres minimal 40 tahun atau berpengalaman sebagai kepala daerah, jalan politik Gibran sebagai Cawapres makin terbuka. Wacana agar Gibran bersanding sebagai Cawapres Prabowo di Pilpres 2024 makin kencang dibunyikan.
PDIP sebagai partai tempat Gibran bernaung ikut merespon wacana tersebut. Rencananya, Rabu (18/10/2023), Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bakal memanggil Gibran ke markas Banteng di Jalan Diponegoro, Jakarta.
Pemanggilan itu diungkap langsung oleh Gibran. Sebagai kader PDIP, Gibran tak kaget dengan pemanggilan itu. Karena selama ini, dirinya memang rutin melaporkan kondisi terkini mengenai perkembangan politik ke pimpinan partai. Bahkan ketika dipanggil, dirinya memastikan untuk hadir.
“Semua update kami laporkan ke pimpinan. Saya tidak pernah tidak melaporkan. Terutama hal penting gini ra (tidak) mungkin ora tak laporke (tidak saya laporkan),” pungkasnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa 17/10/2023 dengan judul Diserang Isu Dinasti, Gibran: Kalau Nggak Suka, Jangan Dipilih
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.