BREAKING NEWS
 

LPI Ingatkan Prabowo Tak Dukung Cagub Dari Kamar Sebelah

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Minggu, 7 Juli 2024 20:34 WIB
Direktur Eksekutif Lingkar Pemuda Indonesia (LPI) Muda Saleh. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Kontestasi politik di Pilkada 2024 terus menghangat. Parpol tengah mencari kandidat kuat untuk menempatkan posisi calonnya sebagai pemimpin daerah.

Direktur Eksekutif Lingkar Pemuda Indonesia (LPI) Muda Saleh mengingatkan, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih memiliki pengaruh dalam Pilkada.

"Pasalnya, masih banyak masyarakat yang berharap memiliki kepala daerah yang mampu melanjutkan program Jokowi di berbagai sektor," kata Muda Saleh dalam keterangannya, Minggu (7/7/2024).

Baca juga : Pemerintah Prabowo-Gibran Diminta Lindungi Komoditas Sawit

Muda Saleh pun meminta kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto agar memilih kandidat kepala daerah yang jelas mendukung perjuangan Prabowo-Gibran sejak awal dan mampu mengimplementasikan program-program Jokowi dan Prabowo di level daerah.

Adsense

"Karena para pendukung Prabowo-Gibran sudah banyak melakukan perjuangan untuk memenangkan pertarungan Pilpres 2024 ini. Tentu kami berharap agar yang menjadi kepala daerah adalah sosok yang mempu meneruskan dan menjalani program Pak Prabowo maupun Mas Gibran dan bukan dari kamar sebelah," tegasnya.

Adapun pasca Pilpres, Pilkada merupakan pertarungan daerah yang akan mempengaruhi kekuatan politik bagi pemerintah di masa mendatang. Muda mengingatkan, agar kepala daerah yang diusung mutlak sebelumnya yang mendukung paslon 02.

Baca juga : Wow! Sepekan Usai Prabowo Operasi Kaki, Langsung Gaspol Hadiri HUT Bhayangkara

"Ya kan aneh saja, misalnya kemarin mendukung 01 atau 03 di Pilpres, kini mendadak mau jadi kepala daerah dan minta dukungan Presiden terpilih atau partai pendukung Presiden. Ini akan menjadi batu sandungan pemerintah di kemudian hari," tegas mantan Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) ini.

Salah satunya adalah wilayah Kalimantan yang merupakan daerah strategis. Itu artinya, kandidat kepala daerah harus bisa bersinergis dengan Pemerintah agar dapat mengembangkan wilayah Kalimantan sebagai poros ekonomi masa depan.

"Saya dengar ada beberapa nama kandidat Cagub di Kalimantan Selatan, kemarin gencar mendukung capres lain, terpi saat ini sedang mencoba minta dukungan Pak Prabowo untuk menjadi gubernur. Saya memahami bahwa dalam politik adalah hal yang wajar, namun, keyakinan awal tidak mendukung Prabowo sebagai Presiden sudah membuktikan ketidakyakinannya terhadap paslon 02, dan ini harus dicegah," tutup Muda, yang sejak 2019 lalu telah menetapkan diri mendukung Prabowo Subianto.

Baca juga : Pelatih Persib Dukung Kroasia Gebuk Italia

Sebagaimana diketahui, sejumlah nama masuk dalam bursa Cagub di Pilkada Kalsel. Beberapa nama di antaranya adalah Dr. Anang Syakhfiani yang merupakan mantan Bupati Tabalong, Muhidin yang juga masih aktif sebagai Wakil Gubernur Kalsel, serta Raudhatul Jannah yang merupakan istri dari Gubernur Kalsel yakni Sahbirin Noor.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense