BREAKING NEWS
 

Punya 18 Kursi DPRD DKI

Ke Anies, PKS Masih Pasang Harga Tinggi

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : SISWANTO
Senin, 22 Juli 2024 08:05 WIB
Anies Baswedan berbincang dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu di kediaman Anies di Lebak Bulus, jakarta Selatan, kamis (18/7/2024). (Foto: IG aniesbaswedan)

 Sebelumnya 
Hasbiallah mengatakan, PKB sudah cocok dengan Anies. Namun, dia mengatakan belum ada rekomendasi resmi karena siapa cawagub pendamping Anies belum jelas.

“Karena kalau PKB, PKB kan sampai hari ini belum punya, PKB oke Pak Anies. Tapi kan PKB tidak bisa mengusung sendiri. Harus ada wakil. Rekomendasi itu kan satu paket,” ucapnya.

Dia tidak masalah soal berapa poros dalam Pilkada Jakarta. Dia berharap demokrasi dapat berjalan dengan baik.

Baca juga : Periksa Hasto, KPK Bantah Main Politik

Waketum Partai NasDem Ahmad Ali juga mengkritik duet AMAN. Menurutnya, duet ini sulit diterima rakyat Jakarta. Sebab, ceruk pemilih antara Anies dan PKS relatif sama, yakni dari kalangan Islam konservatif atau sayap kanan.

Menurut Ali, karakteristik pemilih yang sama tak akan menguntungkan elektoral Anies di Pilkada Jakarta. Ia mengusulkan Anies dipasangkan dengan sosok yang dikenal dengan ideologi nasionalis.

“Saya usul Anies dipasangkan dengan Mas Kaesang dan Saraswati dari Gerindra. Ini dua sosok yang ideal untuk Anies,” ujar Ali.

Baca juga : Jangan Sembarangan Berikan Data Pribadi

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Hendri Satrio menilai Anies Baswedan bisa berkompetisi di Pilgub DKI Jakarta jika ada kompromi dengan partai penguasa. Menurut pria yang akrab disapa Hensat ini, saat ini Anies berada dalam posisi sulit. Sebab, PKS sebagai pengusung utama belum bisa mendapat tiket untuk maju di Pilgub DKI.

“Bila Anies sukses maju, maka sudah ada perjanjian politik antara Anies dan penguasa tentang Pilgub Jakarta dan Pilpres 2029,” sambung Hensat.

Menurutnya, keinginan PKS agar Anies turun tangan membentuk koalisi jadi potret kesulitan yang dialami Partai Dakwah itu. Parpol lain, kata dia, keberatan bila Anies dipasangkan dengan Sohibul.

Baca juga : Airlangga Beberin Strategi Hadapi Tantangan Ekonomi

Hensat berpendapat, harapan Anies maju didukung kembali oleh NasDem, PKS dan PKB terkendala tiga alasan. Pertama, PKS memaksakan Sohibul Iman yang sulit diterima PKB dan NasDem.

Kedua, PKB dan NasDem harus mendapat restu dari penguasa. “Ketiga, Anies sendiri belum mendapat restu dari penguasa,” ucapnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 22 Juli 2024 dengan judul Punya 18 Kursi DPRD DKI, Ke Anies, PKS Masih Pasang Harga Tinggi

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense