BREAKING NEWS
 

Gegara PKB Ketemu Jodoh

Wacana Kotak Kosong Pilgub Sulsel Berantakan

Reporter : ASEP GAMPANG
Editor : ERWIN TAMSAL
Jumat, 2 Agustus 2024 07:30 WIB
Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulsel, Muh Haekal

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyerahkan rekomendasi kepada Danny Pomanto untuk maju di Pilgub Sulawesi Selatan (Sulsel). Rekomendasi ini sekaligus menggagalkan wacana kotak kosong di Sulsel.

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulsel, Muh Haekal menjelaskan, Danny Pomanto akan berduet dengan Azhar Arsyad.

“Silakan manfaatkan reko­mendasi ini untuk menjaga amanah rakyat,” kata Haekal, Kamis (1/8/2024).

Danny-Azhar kompak men­erima langsung surat rekomen­dasi itu dari Ketua Desk Pilkada PKB Abdul Halim Iskandar di Kantor DPP PKB Jakarta, Kamis (1/8/2024).

Danny Pomanto merupakan Wali Kota Makassar dua periode.Sedangkan Azhar Arsyad adalah Ketua PKB Sulsel. Azhar ren­cananya akan maju di pemilihan wali kota, namun dibatalkan dan memilih maju di Pilgub Sulsel sebagai calon wakil gubernur.

Baca juga : Kominfo Batasi Transfer Pulsa

Dengan rekomendasi PKB, Danny telah menggenapkan koalisi bersama PDIP dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). PKB memiliki 8 kursi, PPP 8 kursi dan PDIP 6 kursi. Sebelumnya juga, Hanura yang memiliki 1 kursi sempat menyerahkan rekomendasi.

Secara akumulatif, Danny telah mengantongi 23 kursi. Yaitu, memenuhi syarat pencalonan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sebesar 20 persen atau minimal 17 kursi dari 85 kursi di DPRD Sulsel. Artinya, wacana kotak kosong bakal ga­gal di Pilgub Sulsel.

Sementara, pasangan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi telah diusung DPW NasDem Sulsel yang memiliki 17 kursi. Juga, Partai Demokrat dengan jumlah 7 kursi. Terbaru, PSI juga telah menyerahkan dukungan. Hanya saja Gerindra, PKS dan Golkar masih proses.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengklaim, paket dirinya denganAzhar telah disetujui oleh PDIP dan PPP. “Sudah pernah ketemu semua,” ujarnya.

Adsense

Danny mengatakan, dalam waktu dekat segera menggelar konsolidasi dengan tiga calon partai pengusung. Sementara, deklarasi kemungkinan akan digelar setelah resmi mendapat SK usungan B.1-KWK dari parpol-parpol tersebut.

Baca juga : Barisan KIM Plus, Bagian Strategi Pilkada Di 2024

“Kita bicarakan dulu hal-hal lebih teknis lagi tentang persia­pan semuanya, insya Allah sebe­lum pendaftaran. Konsolidasi dulu kita lakukan,” terangnya.

Danny mengaku tetap mem­buka peluang untuk partai politik lainnya untuk bergabung. Dia mengajak partai lain berada di barisannya untuk menegakkan demokrasi di Sulsel. Dia mengatakan, ingin bersama-sama me­nyusun kekuatan untuk menegakkan demokrasi di Sulsel.

“Tetap terbuka, syukurlah sudah cukup, tapi kalau ada partai-partai lain yang loyal terhadap aspirasi masyarakat, loyal terhadap demokrasi, masih terbuka,” ujarnya.

Menurut Danny, koalisi calon pengusungnya di Pilgub Sulsel juga akan linear di pemilihan wali kota (Pilwalkot) Makassar. Dia mengatakan, PPP, PDIP, dan PKB juga akan berkoalisi di Pilwalkot Makassar mengusung istrinya, Indira Jusuf Ismail.

“PPP sudah deal, termasuk juga soal Makassar. Tiga partai koalisi sudah setuju. (Di pilgub dan Pilwalkot Makassar) iya sudah deal,” ujar Danny.

Baca juga : Semoga Masyarakat Bebas Dari Jebakan Zat Adiktif

Sebelumnya, Ketua PKB Makassar, Fauzi A Wawo men­gatakan, aroma kotak kosong se­makin kencang di Pilgub Sulsel. Kata dia, figur tertentu seakan menutup pintu bagi kandidat lain untuk ikut berkonsentasi.

Padahal, kata Fauzi,ada banyakfigur di Sulsel yang ingin maju. Di sisi lain, kata dia, ada upaya untuk memborong semua partai agar hanya satu paslon yang bisa maju di Pilgub Sulsel.

“Persoalan Pilgub ini lebih ke­pada kami mau menjaga bahwa tidak bisa ini kotak kosong karenakondisi Sulsel beda dengan daerah lainya,” kata Fauzi, Rabu (31/7/2024).

“Misalnya di Maros, kalau di maros kotak kosong Chaidir itu tingkat penerimaannya luarbiasa,surveinya bagus,” sambung Fauzi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense