RM.id Rakyat Merdeka - Ahli Perencanaan Kota Bernardus Djonoputro mendukung gagasan Bakal Calon Gubernur Jakarta, Ridwan Kamil, mengenai net zero lifestyle dengan menghadirkan konsep mixed use building.
Konsep tersebut sudah menjadi tren dunia, dan Jakarta sebagai salah satu kota besar di Indonesia harus mengadopsi konsep tersebut.
“Selain menyediakan hunian untuk masyarakat, konsep itu sejalan dengan semangat mencapai net zero carbon,” kata Bernardus Djonoputro kepada awak media di Jakarta, Senin (26/8/2024).
Dia bilang, konsep tersebut menjadi trend di dunia karena membuat kota-kota semakin compact dan semakin efisien.
Baca juga : PT Indra Karya Dukung Program Pertanian dan Wisata di Desa Seda, Kuningan
Untuk itu, konsep mixed use building merupakan solusi tepat bagi Jakarta dalam menyediakan pemukiman atau perumahan yang terjangkau semua strata masyarakat.
“Harga lahan di Jakarta semakin tinggi dan terbatas. Maka cara untuk mendapatkan perumahan adalah dengan membangun hunian vertikal,” kata Bernardus.
Dia mengakui, penerapan konsep tersebut tidak bisa dilakukan di setiap tempat. Namun, dia melihat banyak lokasi di Jakarta yang bisa dimaksimalkan untuk menghadirkan mixed use building.
Contohnya, aset milik Pemerintah Daerah Jakarta seperti pasar yang saat ini jumlahnya mencapai ratusan.
Baca juga : Relawan Kita Dukung Pasangan Ridwan Kamil-Suswono Berlaga di Pilgub Jakarta
“Itu kan potensi ya. Pasarnya tetap, bahkan pasarnya menjadi lebih rapi, tidak lagi becek. Dan fungsi ruangnya dinaikan ke atas, tergantung luas lahan, ditambah dengan mengkonsolidasi lahan di sekitarnya mungkin bisa tiga sampai empat tower,” bebernya.
Dengan begitu, Bernardus menjelaskan, Pemerintah Daerah Jakarta bisa menghadirkan hunian yang layak, murah, dan inklusif untuk masyarakat dari berbagai kelas sosial.
”Yang namanya kota itu selalu harus inklusif dan selalu harus bisa dihuni oleh berbagai kelas sosial. Jadi, tidak eksklusif hanya untuk orang kaya saja. Kota yang baik adalah kota yang mempunyai ruang-ruang bagi kelas atas, kelas menengah, menengah bawah, dan bawah. Sehingga ruang kotanya hidup dan saling mengisi,” katanya.
Bernadus menilai, net zero lifestyle seperti yang disampaikan Ridwan Kamil harus menjadi gaya hidup masyarakat.
Baca juga : Pengamat: Keputusan Ridwan Kamil Masuk Golkar Sudah Tepat
Sebab, mobilitas masyarakat lebih efisien, dan Pemerintah daerah sebagai pembuat kebijakan menghadirkan tempat tinggal, tempat bekerja, dan tempat untuk memenuhi berbagai kebutuhan lainnya di satu lokasi.
”Masyarakat akan tidak lagi naik mobil pribadi, lebih banyak naik sepeda, kendaraan umum, dan jalan kaki. Karena naik kendaraan pribadi sangat mahal dan tidak efisien sama sekali. Bahkan kalau busnya bus listrik, keretanya listrik, dan dilakukan agar motor-motornya pun menjadi listrik, kota itu mengarah ke net zero-nya lebih cepat,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.