Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
95 Persen Hutan Gambut Suaka Margasatwa Rawa Singkil Di Aceh Masih Utuh
Kamis, 8 Agustus 2024 17:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menegaskan, lebih dari 95 persen hutan gambut Suaka Margasatwa Rawa Singkil (SMRS) yang luasnya lebih dari 82 ribu hektar di Aceh masih utuh. Suaka Margasatwa ini merupakan komponen penting dari Kawasan Ekosistem Leuser yang luas, mencakup lebih dari 2,6 juta hektar.
Dalam diskusi di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Rabu (6/8/2024), Siti mengatakan, ekosistem ini telah memenuhi target iklim FOLU Net Sink jauh sebelum batas waktu tahun 2030.
Saat ini, Kementerian LHK sedang menangani kurang dari 5 persen dari luas Suaka Margasatwa Rawa Singkil, yang berupa vegetasi non-hutan yang terkena dampak perambahan dan masalah lainnya, melalui penegakan hukum kolaboratif dan keterlibatan masyarakat.
“Saat ini Tim Gakkum terpadu sudah beberapa minggu ada di lapangan dan saya dilaporkan secara berkala dari lapangan,” ujarnya.
Baca juga : Bos Persib Pasang Target Tinggi Di Setiap Laga Liga 1
Dari laporan lapangan, Siti mencatat bahwa revegetasi alami sedang mengalami kemajuan pasca perambahan di beberapa bagian vegetasi non-hutan, yang akan dilengkapi dengan pengayaan spesies vegetasi lokal.
“Sedangkan untuk kawasan vegetasi non-hutan yang ditanami kelapa sawit akan kami restorasi secara bertahap,” imbuh Siti.
Siti memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyoroti temuan analisis NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) di Suaka Margasatwa Rawa Singkil yang dilakukan tim Kementerian LHK.
“Analisis satelit resolusi tinggi dan pemeriksaan lapangan memastikan bahwa lebih dari 95 persen Suaka Margasatwa Rawa Singkil masih dalam kondisi utuh,” tegas Siti.
Baca juga : Jaksa Minta Sidang BTS Ditunda
Tujuan FOLU Net Sink
Siti menjelaskan, dengan lebih dari 95 persen vegetasi hutan gambut yang masih utuh di Suaka Margasatwa, maka tujuan FOLU Net Sink pasti akan tercapai dengan baik. Status FOLU Net Sink di Kawasan Ekosistem Leuser tetap stabil dan sangat positif, didukung oleh citra satelit resolusi tinggi dan bukti-bukti di lapangan.
“Kami yakin Indonesia akan tetap berada pada jalur yang tepat untuk mencapai tujuan FOLU Net Sink 2030. Kita akan terus menjadi negara adidaya dalam memerangi krisis iklim berkat hutan alam dan sumber daya karbon biru yang luas,” tegasnya.
Menurutnya, pencapaian FOLU Net Sink sebelum target tahun 2030 di Kawasan Ekosistem Leuser menambah kepercayaan diri kami untuk terus melindungi badak, orangutan, harimau, dan gajah Sumatera yang merupakan rumah mereka di Ekosistem Leuser.
Baca juga : India Ulang Pemilu Di 11 TPS Manipur
Siti menutupnya dengan nada optimisme yang kuat, dengan menyatakan, Indonesia tidak akan pernah goyah dari status negara adidayanya dalam menghadapi krisis iklim.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya