RM.id Rakyat Merdeka - Kampanye terbuka paslon Cagub-Cawagub Kalimantan Tengah (Kalteng) dilakukan sedemikian rupa oleh Timses maupun para pendukung.
Keempat paslon yakni Willy M Yosep-Habib Ismail, Nadalsyah Koyem-Supian Hadi, Agustiar Sabran-Edy Pratowo, dan Abdul Razak-Sri Suwanto, berebut simpati rakyat dengan caranya masing-masing.
Sejumlah pihak memuji pola kampanye pasangan Abdul Razak-Sri Suwanto dijejaring media sosial. Di saat kubu lain ramai perang udara dengan saling bongkar aib atau beberkan isu-isu miring personal antar paslon cagub-cawagub, tim media sosial pasangan nomor urut 4 ini melakukan hal sebaliknya.
Mereka mengedepankan citra paslon dengan gaya kreatif dan menghibur. Konten mereka selalu ditunggu masyarakat Kalteng yang menganggap paling beda dengan meluncurkan sketsa video-video pendek yang mudah dicerna dan dekat dengan situasi masyarakat kalteng.
Baca juga : Habib Aboe: Hari Pahlawan Momentum Hargai Perjuangan Kemerdekaan
Sujadi Rahmad, Wakil Ketua Tim survei independen ASRI mencontohkan temuan hasil riset internal mereka yang membidik kalangan gen Z, ibu rumah tangga, dan kalangan menengah. Mereka rata-rata suka dan ikut memuji konten tim media ASRI ketimbang paslon lain.
Nur Fatimah salah satu pedagang minuman segar di kawasan tugu Kota Pangkalanbun, diam-diam mengikuti konten tim ASRI karena menggelitik dan enak disimak.
"Saya ini termasuk ibu-ibu biasa yang gak ngerti politik, tapi jadi suka ngintip konten TikTok ASRI karena lucu-lucu dan terhibur," ujarnya pada tim survei internal.
Kalangan muda gen Z yang dikenal kritis dan tipis kepedulian terhadap situasi politik Kalteng, tak disangka banyak mewakili komen positif terhadap konsep pencitraan paslon Abdul Razak-Sri Suwanto di media sosial.
Baca juga : Jelang Akhir Masa Kampanye, Duet Melki-Johni Unggul Di Pilkada NTT
Sujadi memberi contoh kembali komentar mereka yang awalnya tak sengaja mencari tahu tentang pasangan ASRI. Janya saja ketika konten-konten itu selalu bergantian muncul di beranda medsos mereka akhirnya membuat penasaran untuk dilihat.
"Jujur saya asing dengan sosok Razak dan Suwanto, apalagi jauh dari kesan muda. Tetapi begitu lihat konten mereka lansung kaget. Karena paling update, trend anak muda sekarang. Terutama konten berjoget ASRI, dibuat jadi bintang film Korea, beneran sangat keren dan out of the box banget," jelas Robi salah satu barista café di Kota Palangkaraya.
Sudaryana, Ketua Relawan Sedulur ASRI menambahkan, banyak kalangan akademisi dan menengah yang memuji konten media ASRI. Karena dinilai tidak lebay dan banyak kultur lokal yang diangkat.
Akademisi Dr. Sulhan melengkapi pujian pada konsep kampanye damai ASRI di media sosial yang simpel, tapi bermakna dalam jika dicermati. Menurutnya semua tak lepas dari komitmen pasangan ASRI yang selalu mengingatkan para pendukungnya agar melakukan kampanye positif dan tidak terpancing ikut menyerang paslon manapun.
Baca juga : Ketua Fraksi PKS: Berantas Judol Sampai Akarnya, Siapapun Yang Terlibat Sikat!
"Latar belakang intelektual dan religius mereka sangat kental. Sehingga langkah yang mereka kerjakan selalu terukur. Mereka paling inovatif kinerjanya," kata dia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.