Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tim AMANI Ragukan Hasil Survei KedaiKOPI Di Pilkada Kota Tangerang
Jumat, 18 Oktober 2024 13:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Juru Bicara Tim Pemenangan Ahmad Amarullah-Bonnie Mufidjar (AMANI), Zulfiqor menepis hasil survei Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) di bursa Pilkada Kota Tangerang 2024.
Di survei lembaga survei bentukan Hendri Satrio ini, AMANI berada di posisi buncit dengan raihan 4,8 persen.
"Surveinya terkesan asal bapak senang atau dari pasangan calon tertentu," tuding Zulfiqor, Jumat (18/10/2024).
Diketahui, KedaiKOPI mengupas elektabilitas bursa Pilkada Kota Tangerang 2024. Di antaranya, mengukur elektabilitas duet para kandidat menggunakan keterpilihan tertutup.
Di posisi puncak, ada Sachrudin-Maryono Hasan meraih 63,8 persen. Selanjutnya, Faldo Maldini-Fadhlin Akbar dengan elektabilitas 20,2 persen. Kemudian, Amarullah-Bonnie di angka 4,8 persen.
Baca juga : Dedi Mulyadi Restui Pencalonan Reynaldi Di Pilkada Subang
Sontak, skuad AMANI tidak terima. Hitungan internal, jagoannya itu diklaim terus mengalami lonjakan elektabilitas. Indikatornya, duet Amarullah-Bonnie adalah putra daerah, dan diklaim terus melakukan sosialisasi ke masyarakat.
"Pasangan inilah sesungguhnya yang paling ditakuti oleh awan-lawannya. Pasangan AMANI jelas memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk bisa menjalankan roda Pemerintahan di Kota Tangerang dengan segudang pengalamannya," katanya.
Pun, Zulfiqor meragukan kredibilitas KedaiKOPI. Lembaga survei bentukan pakar politik Hendri Satrio alias Hensat itu diragukan karena tidak terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang.
"Kuat dugaan ada pembunuhan karakter pasangan Amarullah-Bonnie agar masyarakat tidak memilih paslon nomor 2 tersebut," tudingnya lag8.
Namun, skuad AMANI menilai masyarakat sudah cerdas dalam menyikapi informasi yang beredar. Pihaknya, tetap optimis menyambut kontestasi Pilkada 2024.
Baca juga : Timnas Bahrain Takut Ke Indonesia, PSSI Siap Jamin Keamanan
Klaimnya, jagoannya itu mendapatkan dukungan murni masyrakat, sejak sebelum deklarasi.
"Spanduk dukungan warga Kota Tangerang ramai di sepanjang jalan yang sempat dicopot oleh orang tak dikenal dan ramai diberitakan media nasional," pungkasnya.
Diketahui, Lembaga Survei KedaiKOPI merilis hasil survei opini publik mengenai Pemilihan Wali kota dan Wakil Wali kota Tangerang 2024. Survei digelar medio 30 September-4 Oktober 2024 secara tatap muka dengan 400 sampel dengan error sampling plus minus 4,9 persen pada interval kepercayaan 95,0 persen.
"Hasilnya pasangan Sachrudin-Maryono menunjukan angka 63,8, lalu Amarullah-Bonnie di angka 4,8 persen, Faldo-Fadhlin menunjukan angka 20,2 persen, dan yang belum memutuskan sebanyak 11,1 persen persen koresponden," ucap Direktur Riset dan Komunikasi Lembaga Survei KedaiKOPI, Ibnu Dwi Cahyo, Senin (14/10/2024).
Belakangan, KPU Kota Tangerang ikut angkat bicara ihwal hasil berbagai lenbaga survei. Wasit Pilkada ini menuding banyak lembaga survei belum teregistrasi lembaganya.
Baca juga : Hasil Survei Pilkada Dipertanyakan, Perludem: Itu Bukan Kewenangan KPU
"Informasi yang saya terima, pendaftar pemantau Pemilu, hitung cepat atau lembaga survei itu belum ada yang ada meregistrasi ke KPU," ujar Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Tangerang, Yudistira Prasastra saat dikonfirmasi, Selasa (15/10/2024).
Yudistira mengatakan, seharusnya lembaga survei menyurati atau melakukan pemberitahuan ke KPU Kota Tangerang ketika akan melakukan survei. Sebab, hal tersebut telah tertuang di Keputusan KPU Nomor 328 tahun 2024.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya