BREAKING NEWS
 

Senator DKI Fahira: Rencana RIDO Jual Saham Bir Adalah Langkah Positif

Reporter : DANU ARIFIANTO
Editor : MUHAMAD FIKY
Jumat, 15 November 2024 09:13 WIB
Senator DKI Fahira Idris bersama paslon Ridwan Kamil-Suswono usai meneken 16 poin pakta integritas dalam Mudzakaroh Ulama dan Tokoh Jakarta yang mana salah satunya adalah mencabut kepemilikan saham milik Pemerintah Provinsi Pemprov Jakarta di PT Delta Djakarta secara keseluruhan, kAMIS 14/11.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pasangan nomor urut 01, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) akan menjual saham bir milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta di PT Delta Djakarta jika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada Jakarta 2024. 

Komitmen penjualan saham bir ini disampaikan Ridwan Kamil saat menghadiri Mudzakaroh Ulama dan Tokoh Jakarta di Kawasan Cipayung, Jakarta Timur Kamis (14/11).

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Miras, Fahira Idris mengungkapkan, tuntutan agar melepaskan kepemilikan saham milik bir milik Pemprov Jakarta sudah sejak lama menjadi aspirasi sebagian besar warga. Namun aspirasi ini belum terealisasi dikarenakan masih terkendala persetujuan bulat dari DPRD DKI Jakarta periode  lalu.

Baca juga : Peringati Hari Pahlawan, BRI Salurkan Beasiswa Bagi Anak TNI dan Polri

“Komitmen pasangan RIDO yang akan melepaskan kepemilikan saham bir milik Pemprov Jakarta menjadi salah satu pertimbangan penting bagi warga Jakarta dalam menentukan pilihannya pada Pilkada yang akan digelar pada tanggal 27 November 2024 mendatang. Bagi saya komitmen ini adalah langkah berani yang patut diapresiasi,” ujar Fahira yang juga Anggota DPD DKI Jakarta.

“Kita tahu, pasangan RIDO didukung mayoritas parpol di DPRD DKI Jakarta, sehingga pengambilan keputusan untuk menjual saham bir di DPRD, Insya Allah tidak akan menemui kendala. Saya sebagai Ketua Umum Gerakan Anti Miras akan mengawal komitmen menjual saham bir ini sampai nanti terealisasi,” tegas Ketua Umum Ormas Bang Japar ini. 

Adsense

Menurutnya, sangatlah tidak elok sebuah institusi pemerintahan mempunyai saham di perusahaan minuman beralkohol. Di dunia, mungkin hanya Pemprov Jakarta satu-satunya institusi Pemerintah yang punya saham di pabrik bir. Selain itu, hasil dari kepemilikan saham di perusahaan bir ini keuntungannya tidak signifikan bagi APBD DKI Jakarta.

Baca juga : Ketua Fraksi PKS: Berantas Judol Sampai Akarnya, Siapapun Yang Terlibat Sikat!

Oleh karena itu, lebih baik saham ini dilepas dan hasil penjualannya bisa dialokasikan untuk membangun fasilitas publik dan memenuhi kebutuhan dasar warga serta dialihkan untuk berinvestasi di bidang-bidang yang ada hubungannya dengan pembangunan. Misalnya, investasi di bidang air bersih. Investasi di bidang air bersih ini, sesuai dengan status Pemprov Jakarta sebagai institusi pelayanan publik.

Selain itu, dengan melepas kepemilikan saham di perusahaan bir, Pemprov Jakarta menunjukkan komitmennya melindungi anak dan remaja dari pengaruh buruk minuman beralkohol yang semakin hari semakin mengkhawatirkan. 

Ia mengatakan, penjualan saham bir saat ini bukan lagi sekedar aspirasi, tetapi sudah menjadi tuntutan warga. Warga ingin pemprov berinvestasi di bidang-bidang yang ada hubungannya dengan pembangunan, bukan berinvestasi di bidang yang tidak ada hubungan dengan kemaslahatan warga, apalagi berinvestasi di perusahaan bir.

Baca juga : Perpusnas Susun Rencana Induk Nasional Pengarusutamaan Naskah Kuno Nusantara

“Jika dibanding dengan APBD DKI saat ini, sumbangan dana dari saham bir itu tidak berarti apa-apa. Jadi tidak perlu dipertahankan. Dananya jauh lebih berguna bila dipakai untuk pembangunan Jakarta sehingga langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Alhamdulilah, aspirasi warga menjual saham bir ini ditangkap dengan baik oleh pasangan RIDO,” pungkasnya

Sebagai informasi, pasangan RIDO meneken 16 poin pakta integritas dalam Mudzakaroh Ulama dan Tokoh Jakarta yang mana salah satunya adalah mencabut kepemilikan saham milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta di PT Delta Djakarta secara keseluruhan. Pakta integritas ini ditandatangani oleh Pasangan RIDO, Abuya KH. Abdul Majid (perwakilan ulama) dan KH. Muhammad Thamrin sebagai perwakilan tokoh sekaligus inisiator kegiatan


 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense