BREAKING NEWS
 

Elite PDIP Dinilai Tak Solid Hadapi Pilkada Jakarta

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : FAQIH MUBAROK
Rabu, 20 November 2024 18:49 WIB
Politisi PDIP Effendi Simbolon saat pertemuan antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Ridwan Kamil (RK), Senin (18/11/2024) malam

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno menilai, elite PDI Perjuangan (PDIP) tidak solid menghadapi Pilkada Jakarta 2024. Indikatornya, kehadiran politisi Banteng Effendi Simbolon saat pertemuan antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Ridwan Kamil (RK), Senin (18/11/2024) malam.

"Kedatangan Effendi Simbolon itu, karena mengikuti jejak Jokowi atau Jokowi effect," kata Adi kepada wartawan, Selasa (19/11/2024).

Analisanya, kehadiran elit PDIP Effendi Simbolon sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Ridwan Kamil pada Pilkada Jakarta. Ini, berbeda dengan arah PDIP yang memberikan tiketnya kepada Pramono Anung-Rano Karno.

Baca juga : Kolaborasi TUKU dan Pyopp Fledge Hadirkan Sandal Barefoot

"Wajar kalau kemudian dalam pertemuan Jokowi dan RK ada Effendy Simbolon di sana. Pastinya, kehadiran Effendi Simbolon di pertemuan itu dikaitkan dengan dukungannya ke RK," katanya.

Adsense

Dia menilai, keberpihakan Effendi yang mendukung Ridwan Kamil pada Pilkada Jakarta tentu didasari latar belakang pengalaman Ridwan Kamil sebagai kepala daerah yang berhasil.

Terlebih, sebelum menghadiri deklarasi dukungan Jokowi untuk Ridwan Kamil, Effendi Simbolon bahkan menggagas acara dukungan 10.000 warga Batak di Jakarta untuk Ridwan Kamil yang bertajuk Mauliate Ridwan Kamil.

Baca juga : Ridwan Kamil Pede Jokowi Dukung Dirinya Di Pilkada Jakarta

"Tinggal tunggu reaksi PDIP, karena apapun Effendi masih kader PDIP yang biasa tegas ke kadernya yang tak tegak lurus ke perintah partai," pungkas Adi.

Ketua DPP PDIP Said Abdullah tak masalah Effendi kini mendukung Ridwan Kamil. Ketika ditanya, status Effendi Simbolon di PDIP, Ia tak tahu menahu. "Statusnya Simbolon saya ndak tahu," kata Said kepada wartawan di gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024).

Di luar itu, Said menyebut tren elektabilitas paslon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno terus naik menjelang pencoblosan. Dia yakin, elektabilitas jagoannya bisa melewati 50 persen.

Baca juga : Ketum PBB Kecewa KPU Diskualifikasi Paslon Utayoh Di Pilkada Fakfak 2024

"Fenomenanya menurut saya dari berbagai survei dan penerimaan masyarakat di bawah untuk Pramono Anung dan Doel menang. Bahkan posisinya bisa 52 sampai 53 persen," ujar Said pede.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense