RM.id Rakyat Merdeka - Setelah lima periode atau sejak tahun 2000 memimpin Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya tumbang. Jagoan PKB, paslon nomor urut 2 Achmad Amir Aslichin-Edy Widodo (SAE) tidak dapat mempertahankan dominasinya untuk periode keenam.
Adalah pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Subandi-Mimik Idayana (BAIK) yang berhasil menggusur dominasi partai bintang sembilan. Paslon nomor urut 1 ini diusung Partai Gerindra, Partai Golkar dan Partai Demokrat.
PKB memimpin Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) sejak2000. Namun, pada periode kelima, masa jabatan kader PKB di Kabupaten Sidoarjo hanya empat tahun, sejak 2021-2024.
Berdasarkan hasil real count KPU Kabupaten Sidoarjo 2024, paslon nomor urut 1 Subandi-Mimik Idayana mencatatkan kemenangan sebesar 58 persen. Sedangkan, paslon nomor urut 2, Achmad Amir Aslichin-Edi Widodo hanya meraih 42 persen suara.
Calon Bupati (Cabup) Sidoarjo, Subandi mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan masyarakat Sidoarjo yang telah memberikan dukungan kepada paslon BAIK. Dia mengatakan, kemenangan ini merupakan hasil kerja keras semua pihak.
Baca juga : Rusun Pasar Rumput Diincar Warga Jakarta
Yaitu, relawan dan semua partai pengusung. Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, serta partai non-parlemen seperti Partai Hanura, PKN, Partai Garuda, Partai Buruh, dan Perindo.
“Kami akan tetap menunggu hasil resmi rekapitulasi suara yang akan diumumkan KPU Sidoarjo,” tegas Subandi dalam keterangannya, Jumat (29/11/2024).
Subandi mengatakan, dalam demokrasi, kalah dan menang adalah hal biasa. Terpenting, kata dia, adalah bagaimana semua pihak bisa bersama-sama membangun Sidoarjo yang lebih baik ke depannya.
Juru Bicara (Jubir) Tim Pemenangan Paslon BAIK, Nanang Haromain menambahkan, kemenangan paslon BAIK tidak terlalu jauh dengan Paslon SAE. Dia mengatakan, Paslon BAIK unggul sebesar 58,04 persen suara sedangkan SAE hanya 41,96 persen suara.
“Data Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sidoarjo juga menunjukkan hasil yang sama, yakni Subandi-Mimik memperoleh 557.267 suara atau 58,04 persen,” ujarnya.
Baca juga : Kejar Tiga Poin Di Derby London
“Sedangkan Iin-Edy meraih 402.907 suara atau 41,96 persen,” sambung Nanang dalam keterangannya, Jumat (29/11/2024).
Dari total 18 kecamatan di Sidoarjo, beber Nanang, paslon BAIK mendominasi perolehan suara di 17 kecamatan. Sedangkan pasangan SAE hanya unggul di 1 kecamatan, yakni Kecamatan Kota Sidoarjo.
“Hasil ini menunjukkan kuatnya dukungan masyarakat terhadap pasangan BAIK,” tandas dia.
Nanang menyarankan, jika ada pihak yang masih meragukan hasil quick count atau hitung cepat, dipersilakan memverifikasi sendiri hasil perhitungan suara dengan mengakses data formulir C1 hasil yang telah diunggah di real count KPU Sidoarjo.
Tim Paslon BAIK, kata Nanang, juga mengundang masyarakat Sidoarjo untuk melihat secara langsung hasil rekapitulasi yang sudah dipublikasikan, baik melalui aplikasi digital maupun secara manual.
Baca juga : Positif Konsumsi TMZ, Swiatek Diganjar Hukuman
“Ini adalah bukti bahwa proses demokrasi berjalan transparan dan akuntabel,” tandasnya.
Nanang menegaskan, paslon BAIK terus berkomitmen untuk menjaga keharmonisan dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk pendukung pasangan lainnya. Dia menegaskan, kemenangan ini bukan hanya milik Subandi-Mimik, tetapi kemenangan seluruh warga Sidoarjo.
“Kami tetap menunggu penghitungan resmi KPU Sidoarjo, yang akan menjadi penetapan final yang mengukuhkan kemenangan Subandi-Mimik,” imbuh Nanang.
Bagaimana tanggapan paslon nomor urut 2, Achmad Amir Aslichin-Edy Widodo (SAE)? Calon Bupati (Cabup) Sidoarjo Achmad Amir Aslichin mengaku tidak melakukan quick count untuk melihat hasil Pilbup Sidoarjo 2024.
“Kami lebih memilih menunggu hasil rekapitulasi suara resmi yang sedang dilakukan oleh KPU Sidoarjo,” ujar Mas Lin dalam keterangannya, Jumat (29/11/2024).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.