RM.id Rakyat Merdeka - Partai Golkar Bangka Belitung (Babel) mendukung Muhammad Sopian untuk maju dalam Pilwalkot Pangkalpinang yang akan digelar ulang pada Agustus 2025. Sementara, Partai Gerindra Babel memprioritaskan kader internalnya.
Dukungan Partai Golkar Babel kepada Muhammad Sopian dideklarasikan bersamaan dengan acara pendidikan politik refleksi bagi kader Partai Golkar pasca Pilkada serentak tahun 2024, Sabtu (21/12/2024) di Kantor DPD Golkar Kota Pangkalpinang.
Dalam kesempatan itu, Muhammad Sopian hadir di depan para kader Golkar. Sopian didampingi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Bangka Belitung (Babel), Zufriady dan Sekretaris DPD I Golkar Provinsi Babel, Eddy Iskandar.
Di hadapan para kader Golkar, Sopian mengatakan, jika terpilih sebagai Wali Kota Pangkalpinang, dirinya tidak bisa bekerja sendiri. Dia membutuhkan dukungan anggota legislatif. Terutama, anggota DPRD dari partai berlambang beringin.
“Kalau kepala daerahnya dari Partai Golkar dan Dewan-nya banyak dari Golkar, lebih senang ke depannya,” ungkap Wakil Wali Kota (Wawalkot) Pangkalpinang dua periode sejak 2013-2023.
Sekretaris DPD I Partai Golkar Babel, Eddy Iskandar mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin lagi banyak membahas perihal Pilkada November 2024 lalu. Dia menyebut, pada saat itu, sangat ingin mendukung Muhammad Sopian untuk maju menjadi Wali Kota Pangkalpinang.
Bahkan, secara pribadi sangat serius berulang kali menjalin komunikasi dengan Sopian untuk mengusungnya maju menjadi Wali Kota Pangkalpinang. Akan tetapi saat itu kondisinya tidak memungkinkan.
Baca juga : Pemerintah Hati-hati Bicara
“Bahkan saat itu Golkar tinggal sendiri (yang belum mengusung calon) dan DPP sudah meminta untuk kita membuat keputusan,” kata Eddy.
Oleh karena itu, Golkar pun saat itu harus memilih untuk mengusung dan berada di barisan yang sama dengan partai-partai lain dalam kontestasi Pilwalkot Pangkalpinang 2024.
“Sekarang kondisinya beda, Alhamdulillah kita ada kesempatan untuk mengusung Pak Sopian, kader kita. Maka dari itu kita harus kompak dan solid semuanya,” tutup Eddy.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman memastikan partainya bakal all out pada Pilkada ulang 2025. Pihaknya bakal memprioritaskan kader internal untuk maju di Pilwalkot Pangkalpinang.
Hal itu disampaikan Erzaldi saat membuka Pelatihan Pendidikan Politik yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Pangkalpinang, Sabtu (21/12/2024).
Erzaldi mengatakan, kader-kader partai Gerindra harus siap diperintahkan untuk mencalonkan diri. Dia menegaskan, lebih baik memperjuangkan kader internal ketimbang meminta orang lain menjadi kader.
“Sekarang ini ada tiga kader potensial yang dimiliki Gerindra untuk maju dalam Pilkada ulang di Kota Pangkalpinang,” ujarnya.
Baca juga : Libur Nataru Di Jakarta Aman, Nyaman Dan Lancar
“Jadi Pak Bangun Jaya harus siap jadi calon wali kota. Ustaz Muhammad harus siap jadi calon wali kota atau wakil wali kota. Pak Hasan harus siap jadi calon wali Kota atau wakil wali kota,” ucap Erzaldi.
Erzaldi menegaskan, pihaknya masih membuka pintu jika masih ada kader-kader potensial lain dari Gerindra yang akan bersaing di Pilwalkot Pangkalpinang tahun depan. Dia berjanji akan all out untuk (Pilkada) Pangkalpinang.
“Ini sudah saya laporkan kondisi Bangka Belitung pada pimpinan di Jakarta, dan mereka sampai tidak menyangka ini terjadi,” ujarnya.
Erzaldi pun meminta seluruh kader tetap solid untuk menunggu selesainya proses gugatan perselisihan hasil pemilihan di level Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bangka Belitung yang saat ini sudah diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
“Memang peluangnya masih ada di situ. Kita tidak tahu hasil gugatan MK seperti apa. Kita sudah tahu ke depan Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka akan Pilkada ulang,” terangnya.
Meski begitu, Erzaldi enggan berspekulasi terkait hasil akhir yang akan diputuskan MK mengenai hasil hasil akhir gugatan yang diajukan oleh pasangan Erzaldi-Yuri. “(Apakah arahnya akan ada PSU untuk Pilgub) saya juga tidak tahu, kita serahkan saja pada MK,” jelasnya.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar Pilkada ulang bagi daerah yang dimenangkan oleh kotak kosong. Rencananya, Pilkada ulang akan digelar 27 Agustus 2025. Dia mengatakan, Pilkada ulang 2025 untuk daerah dengan paslon tunggal dan hasil rekapitulasi dimenangkan oleh kolom kosong.
Baca juga : Red Sparks Menang Lawan GS Caltex, Megatron Makin Gacor
“Penyelenggaraan Pilkada ulang akan dilaksanakan 27 Agustus 2025,” kata Anggota KPU RI, Yulianto Sudrajat, dalam konferensi pers di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2024).
Drajat mengatakan, KPU juga telah menyiapkan rancangan PKPU terkait jadwal dan tahapan Pilkada ulang 2025. Saat ini, kata dia, PKPU tersebut tengah dalam proses harmonisasi.
Drajat mengatakan, tahapan Pilkada ulang akan dimulai Januari 2025. Kata dia, ada dua daerah yang akan menggelar Pilkada ulang, yaitu Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang. “Tahapannya akan dimulai Januari 2025,” jelas Drajat.
Sementara, Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin mengatakan, keputusan jadwal Pilkada ulang yang digelar 27 Agustus 2025 merupakan aspirasi dari berbagai pihak. Afif mengatakan, keputusan tersebut agar daerah tidak terlalu lama dipimpin oleh penjabat (Pj).
“Saran dari banyak pihak untuk secara tahapan tidak ada yang dilewati. Tapi secara bersamaan, paling mungkin dilaksanakan ya dengan segala situasi dan kondisi, di Bulan 27 Agustus,” tandas Afif.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.