BREAKING NEWS
 

Taufan Pawe Digoyang

Golkar Sulsel Jadi Rebutan

Reporter : ALFIAN SIDIK
Editor : ERWIN TAMSAL
Kamis, 26 Desember 2024 07:30 WIB
Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel, Armin Mustamin Toputiri

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) jadi rebutan. Sejumlah nama potensial pun mulai muncul untuk memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut.

Sedikitnya sampai saat ini ada tiga nama yang mulai munculuntuk memperebutkan kursi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel). Yaitu, mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS), Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Wali Kota Makassar terpilih, Munafri Arifuddin (Appi).

Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel, Armin Mustamin Toputiri membenarkan munculnya nama-nama tersebut. Dia mengatakan, siapa pun kader yang memenuhi syarat Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Golkar berhak mencalonkan diri menjadi ketua DPD I Partai Golkar.

“Salah satu kriteria utama dalam penilaian adalah me­menuhi aspek Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan tidak Tercela (PDLT). Jadi, hanya mereka yangmemenuhi kriteria yang bisa bersaing,” jelas Armin, Rabu (25/12/2024).

Diketahui, Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulsel dijadwalkan akan dilangsungkan April 2025. Musda tersebut akanmenjadi panggung pe­nentuan bagi kepemimpinan Taufan Pawe.

Evaluasi terhadap Ketua DPD Golkar Sulsel, Taufan Pawe menyeruak di kalangan kader, menyusul sejumlah kekalahan Golkar Sulsel pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pilkada 2024 di sejumlah kabupaten/kota.Bahkan, Pileg DPRD Sulsel 2024, untuk pertama kalinya dalam sejarah, Golkar kehilangankursi pucuk pimpinan.

Baca juga : Menko Polkam Pastikan Liburan Nataru Aman...

“Saya tidak bisa menilai kinerja Taufan Pawe. Saya tidak terlalu aktif dalam kepengurusan Golkar Sulsel di bawah komando Taufan Pawe,” ujarnya.

Armin mengatakan, keputusan evaluasi terhadap kepemimpinan Taufan Pawe diserahkan sepenuhnya kepada forum Musda Golkar. “Laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus Golkar Sulsel akan disampaikan,” ujarnya.

Kendati demikian, sebagai kader, Armin mengungkapkan keprihatinannya terhadap kon­disi Partai Golkar Sulsel saat ini. Dia mengungkapkan, Partai Golkar gagal mempertahankan kursi kepala daerah di sejumlah kabupaten/kota pada Pilkada 2024 ini.

“Di antaranya Pilkada Enrekang, Parepare, Toraja Utara (Torut), Bone, dan Luwu Utara (Lutra). Padahal, lima daerah itu adalah basis kekuatan Golkar di Pilkada sebelumnya,” ujarnya.

Armin menjelaskan, selama ini Partai Golkar Sulsel selalu menurunkan tim khusus untuk mendukung kader-kader yang bertarung dalam Pilkada di tingkat kabupaten dan kota. Namun, kata dia, tradisi tersebut tidak lagi diterapkan di bawah kepemimpinan Taufan Pawe.

Adsense

“Itulah gunanya dibentuk Koordinator Wilayah (Korwil). Selain korwil, Golkar selama ini selalu membentuk lembaga khusus atau lembaga non-formal untuk membantu kader di daerah yang maju Pilkada,” katanya.

Baca juga : Menteri Bahlil Dikasih Jempol

Mantan anggota DPRD Sulsel dua periode ini menegaskan, urusan Pilkada bukan hanya soal kemenangan kontestasi politik. Tetapi, kata dia, juga terkait den­gan kelangsungan Partai Golkar lima tahun ke depan.

“Jika Golkar kalah dalam Pilkada, maka di daerah tersebut hampir dipastikan kita akan kalah di Pemilu dan Pilkada berikutnya,” tegasnya.

Dia mengatakan, wilayah yangselama ini menjadi bentengkekuatan kini tidak lagi dikuasai oleh Golkar. Salah satu contohnya, kata dia, adalah Kabupaten Luwu Timur (Lutim). Padahal, kata dia, sepanjang sejarah, daerah ini tidak pernah dikuasai partai lain selain Golkar.

“Khawatir situasi serupa bisa terjadi di daerah lain. Inilah pentingnya bekerja mati-matian untuk memenangkan Pilkada, karena dampaknya akan terasa hingga Pilkada dan Pemilu beri­kutnya,” tegasnya.

Sebelumnya, Taufan Pawe menanggapi santai isu banyaknya kader potensial yang memperebutkan posisi Ketua DPD I Golkar Sulsel. “Biarkan itu berjalan, itu hal biasa,” kata Taufan di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (23/12/2024).

Taufan juga sebelumnya memberikan sinyal akan maju kembali pada Musda Partai Golkar Sulsel. Namun, Taufan menegaskan, langkahnya masih bergantung pada arahan dan instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar.

Baca juga : Kereta Api Transportasi Yang Ramah Lingkungan

“Soal maju di Musda Golkar Sulsel, kita tunggu petunjuk dari DPP,” ujar Taufan, Kamis (19/12/2024).

Pakar politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Sukri Tamma mengatakan, goncangan terhadap kepemimpinan Taufan ada­lah hal lumrah menjelang Musda. Sejauh ini, kata dia, perkemban­gannya bukan serangan personal kepada Taupan, melainkan evaluasi kinerja berdasarkan hasil Pileg dan Pilkada.

“Setiap partai pasti melakukan evaluasi setelah agenda politik besar. Ini hal yang normal,” ujarnya.

Sukri mengatakan, evaluasi kinerja pimpinan partai penting untuk memastikan roda organisasidijalankan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Dengan dinamika yang terus berkembang, kata dia, Taufan dapat mempersiapkan diri menghadapi tekanan dari ber­bagai pihak menjelang Musda Golkar Sulsel.

“Golkar sebagai partai se­nior memiliki pengalaman panjang dalam mengelola konflik dan kompetisi internal,” tukasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense