RM.id Rakyat Merdeka - PDIP dan Partai NasDem membuka pendaftaran pasangan calon (paslon) untuk maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Bangka ulang 2025.
Wakil Bendahara Umum (Wabendum) DPP PDIP, Rudianto Tjen, mengatakan, partainya akan membuka pendaftaran bagi kader partai berlambang Banteng yang ingin maju dalam Pilbup Bangka ulang pada pertengahan April 2025.
“Untuk Pilbup Bangka ulang, siapa kader terbaik PDIP yang akan kita calonkan? Sampai hari ini belum ada, karena masih dalam proses,” ucap Rudianto, dalam keterangannya, Senin (17/3/2025).
PDIP, kata Rudianto, akan sangat selektif mencari kader terbaik, baik melalui survei serta penjaringan untuk menemukan calon terbaik yang memang diinginkan masyarakat Kabupaten Bangka.
“Nanti Sekretariat DPC PDIP Bangka yang akan memproses, menyeleksi para calon yang mendaftar sehingga nantinya ada calon terbaik dari daerah ini yang akan diusung oleh PDIP,” jelasnya.
Rudianto mempersilakan seluruh kader Banteng yang memiliki elektabilitas, kapabilitas yang tinggi, bisa diterima masyarakat luas, bisa ikut mendaftar sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka di Pilbup Bangka ulang.
Baca juga : Diperiksa Komisi Kejaksaan, JAM Pidsus Dinyatakan Clear
Sementara, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Bangka Belitung, Hadiyanto mengatakan, partainya sudah membuka pendaftaran calon kepala daerah (cakada) untuk Pilbup Bangka ulang dan Pilkada Pangkalpinang ulang mulai 11 Maret-11 April 2025.
“Untuk calon yang akan diusung, baik kader atau bukan kita lihat saja nanti. Karena itu merupakan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) dan juga bisa dilihat dari hasil survei,” ujar Hadiyanto, dalam keterangannya, Senin (17/3/2025).
Partai NasDem, kata Hadiyanto, juga telah melantik dua kader baru yaitu Rustam Jasli dan Ariyanto, Jumat (14/3). Pelantikan ini, kata dia, merupakan hari yang bersejarah karena dua kader ini sudah lama dan bersungguh-sungguh ingin bergabung ke Partai NasDem.
“Dengan bertambahnya dua tokoh muda, ini mudah-mudahan NasDem ke depan bisa lebih baik lagi,” harap dia.
Terkait hubungan pelantikan dua kader tersebut dengan akan digelarnya Pilkada ulang di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka, Hadiyanto menegaskan, kedua kader yang baru dilantik ini bukan dipaksa masuk ke Partai NasDem, melainkan keinginan sendiri bergabung dengan partai itu.
“Biar waktu yang akan menentukan. Tapi sebagai kader NasDem, mereka berdua siap tidak siap tentunya harus sesuai petunjuk DPP dan DPW,” tegas Hadiyanto.
Baca juga : Top, Nilai Merek BRI Peringkat Satu Di RI
Sementara, Ketua KPU Bangka, Sinarto memastikan, tidak ada bakal pasangan calon (bapaslon) dari independen atau perseorangan yang mendaftar di Pilbup Bangka ulang 2025. Hal ini diketahui saat waktu penyerahan dokumen persyaratan bagi bakal calon perseorangan yang dibuka sejak 9-13 Maret 2025, tak ada satupun paslon yang menyerahkan dokumen atau persyaratan.
“Sampai pendaftaran jalur perseorangan ditutup pada Kamis (13/3/2025) pukul 23.59 WIB, tidak ada yang mendaftarkan diri,” ucap Sinarto dalam keterangannya, Senin (17/3/3025).
Sinarto menjelaskan, salah satu syarat calon perseorangan yang akan maju dalam Pilbup Bangka ulang harus menyerahkan sebanyak 23.793 dukungan atau 10 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2024 sebanyak 230.793.
“Dukungan juga minimal harus tersebar di 5 kecamatan di Kabupaten Bangka,” ucapnya.
Dengan tidak adanya pendaftar dari jalur perseorangan, kata Sinarto, pihaknya akan berfokus pada tahapan-tahapan lain dalam penyelenggaraan Pilbup Bangka ulang 2025.
Saat ini, tambah dia, tahapan Pilbup Bangka ulang sudah memasuki tahap pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih oleh petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih). Petugas Pantarlih kata Sinarto akan datang langsung ke rumah-rumah warga.
Baca juga : 66 Pelaku Usaha Nakal MinyaKita Kena Sanksi
“Hasil Coklit petugas Pantarlih nantinya akan menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) kemudian setelah melalui tahapan akan diplenokan menjadi DPT Pilbup Bangka 2025,” jelas Sinarto
Selain itu, Sinarto menambahkan, ada tambahan sebanyak 6 ribu dalam DPT pada Pilbup Bangka ulang 2025. Menurutnya, data tersebut diperoleh dari Data Pemilih dalam Pemilihan Umum (DP4) yang berasal dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Walaupun ada ribuan tambahan tersebut tidak serta merta masuk dalam DPT Pilbup Bangka ulang, karena masih perlu penyesuaian dan coklit terlebih dahulu,” pungkas Sinarto.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.