Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dipimpin OSO, Dihadiri Prof Nasar Dan Prof Yusril
Gebu Minang Launching Al-Quran Maqashid Syariah Dan Al-Ibrah
Senin, 17 Maret 2025 07:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Pengurus Pusat Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang) yang dipimpin Oesman Sapta (OSO) meluncurkan Mushaf Al-Quran Maqashid Syariah dan Al-Quran Al-Ibrah.
Peluncuran ini dihadiri Menteri Agama (Menag) Prof. KH. Nasaruddin Umar dan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia Prof. Yusril Ihza Mahendra. Hadir juga Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno dan sejumlah tokoh Minang seperti Emil Salim, Karni Ilyas, Arcandra Tahar, Reydonnyzar Moenek, Anwar Fuadi, dan lainnya.
Ketua Umum Gebu Minang Oesman Sapta Dt Bandaro Sutan Nan Kayo bangga dengan peluncuran dua mushaf karya anak Minangkabau ini. Dua mushaf ini akan disebarkan ke Indonesia dan seluruh dunia.
“Saya bangga sekali ada Menag Prof. Nasaruddin, juga kepada Ketua Dewan Pituo Gebu Minang Prof. Emil Salim yang terus memberikan ilmunya. Bung Yusril Ihza Mahendra anak asli Minang yang dititipkan ke Belitung akan menyebarkan ilmu ini secara luas,” tutur Osman Sapta saat Buka Puasa Bersama Gebu Minang dan Launching Al Quran Maqashid Syariah dan Al Quran Al Ibrah, di Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (15/3/2025) petang.
Baca juga : Golkar Jaga Harmoni Relasi Ulama-Umara
Osman Sapta menyatakan, kedua Al-Quran ini akan menjadi media pembelajaran terbaik untuk umat. “Baik dari aspek ekonomi, sejarah, dan budaya. Al-Quran Maqashid Syariah dan Al-Quran Al-Ibrah merupakan kontribusi untuk umat Islam Indonesia yang berasal dari Ranah Minangkabau,” ungkapnya.
Al-Quran Maqashid Syariah adalah Mushaf Al-Quran yang mengkaji dan membahas ekonomi keuangan dengan prinsip syariah. Sedangkan Al-Quran Al-Ibrah memberikan informasi ikhtisar tentang sejarah peradaban Islam dunia yang dimulai dari Asia, Afrika, sampai ke Eropa yang dilengkapi dengan khazanah Ilmu-ilmu Al-Quran.
“Semoga Mushaf Al-Quran ini dapat menghidupkan semangat kembali ke surau di Ranah Minangkabau. Adaik basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” harap mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ini.
OSO ingin seluruh kader melanjutkan perjuangan Gebu Minang. Sejarahnya harus dijaga agar turut membangun daerah masing-masing. Ia mengajak, masyarakat Minang bersatu dan bangga sebagai pendiri dan berjasa bagi Republik Indonesia.
Baca juga : Pemprov Tolak Premanisme Pengumpulan THR Lebaran
“Terima kasih suku bangsa Indonesia yang lain, yang menerima kami orang Minang di manapun. Mari bangun Indonesia dengan cara Indonesia, bukan kesukuan,” pesannya
Pada kesempatan ini, Prof. Yusril Ihza Mahendra berpesan, Ranah Minangkabau harus terus berkontribusi terhadap kebaikan di Tanah Air Indonesia. Khususnya yang dapat dirasakan langsung oleh umat Islam.
Dikatakan Yusril, Mushaf Al-Quran ini menjadi salah satu kontribusi positif masyarakat Minang terhadap umat Islam. Yusril ingin Mushaf ini semakin bermanfaat, terus diulas, dipahami, supaya jadi pentunjuk dan pembeda bagi kemaslahatan.
“Al-Quran yang merupakan kontribusi dari Ranah Minangkabau ini diharapkan menjadi energi terbarukan untuk menghidupkan kegiatan ekonomi masjid, literasi ekonomi dan keuangan umat, kajian sejarah peradaban Islam dan kebudayaan,” ujarnya.
Baca juga : Bahlil Totalitas Dukung Calon Bupati Tasikmalaya
Secara sombolis, dilakukan penyerahan Al-Quran dari Ustad Farrel Muhammad Rizqi kepada Ketua Umum DPP Gebu Minang Osman Sapta. Kemudian penyerahan Al-Quran Maqashid Syariah dari Ketua Umum kepada Ketua Dewan Pituo DPP Gebu Minang Prof. Emil Salim.
Selanjutnya, penyerahan Al-Quran Al-Ibrah dari Ketua Umum kepada Ketua Dewan Penyantun DPP Gebu Minang Ketua Dewan Penyantun Yusril Ihza Mahendra dan penyerahan Buku Surau, Dungau, Lapau dan Peradaban dari Prof. Dr. H. Musril Zahari kepada Menteri Agama KH. Nasaruddin Umar.
Acara ditutup dengan tausyiah dan doa yang dipimpin oleh Menteri Agama dan buka puasa serta salat maghrib berjamaah. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya