BREAKING NEWS
 

Keindahan Danau Toba dan Pembenahan yang Perlu Dilakukan

Writer : Rahman Syaputra Siregar
Editor : UJANG SUNDA
Selasa, 29 Oktober 2024 14:08 WIB
Danau Toba (Foto: Istimewa)

Siapa yang tidak tahu Danau Toba, salah satu danau terbesar di dunia yang memiliki keindahan dan panorama luar biasa. Bahkan, di tengah danau berdiri sebuah pulau bernama Samosir, yang menjadi tempat tinggal masyarakat Suku Batak Toba, yang memiliki ciri khas dengan Ulos dan Tari Tor-Tornya. Danau ini tidak asing lagi bagi telinga masyarakat Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. sekaligus menjadi kebanggan tersendiri.

Danau Toba tercipta akibat letusan Gunung Toba, sekitar 74.000 tahun lalu, juga membentuk bukit-bukit indah. Kekayaan adat budaya serta kisah raja-raja Batak yang berkuasa di kawasan sekitar Danau Toba menambah daya tarik tersendiri bagi pariwisata di Danau Toba. Maka, wajar menjadi tempat destinasi wisata super prioritas yang dicanangkan di era kepemimpinan Presiden Jokowi.

Danau Toba sudah berstatus sebagai United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO), yang berarti kawasan yang memiliki unsur geologi terkemuka. Masyarakat setempat juga berperan serta melindungi warisan alam tersebut. Danau ini juga menjadi yang terluas yang ada di Indonesia dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer.

Baca juga : Lindungi Industri Tekstil, Pemerintah Harus Perkuat Pasar Domestik

Sayangnya, Danau Toba mendapat “kartu kuning” dari UNESCO. Kartu kuning diberikan karena pengelolaan kawasan dianggap masih kurang.

Di balik indahnya panorama, banyak wisatawan lokal mengeluhkan keadaan di sekitar Danau Toba. Mulai dari infrastruktur yang kurang, masih banyak jalan berlubang, dan pungli dengan modus berbagai macam seperti parkir kendaraan sehingga membuat khawatir para wisatawan. Hal ini perlu segera dibenahi.

Benahi Seluruh Aspek

Baca juga : Barantin Optimalkan Peran Strategis Karantina Berkelas Dunia

Untuk mendatangkan wisatawan lokal maupun internasional, menjadi PR bersama, baik pemerintah setempat, pelaku UMKM, pelaku usaha, maupun masyarakat sekitar, saling berkoordinasi dan memiliki komitmen bersama dalam membenahi seluruh aspek yang ada di kawasan Danau Toba. Yang perlu diperhatikan adalah adanya fasilitas yang baik seperti fasilitas umum dengan membangun mushalla, toilet umum, tempat sekaligus penataan UMKM dan pedagang kaki lima bagi pengunjung.

Yang tak kalah penting adalah tata ruang yang baik, infrastruktur yang memadai, dan terintegrasinya transportasi dari pelabuhan, bandara, dan terminal menuju tempat destinasi wisata. Dengan begitu, dapat memudahkan wisatawan yang datang berkunjung

Gencarkan Promosi

Baca juga : Pengamat: Kepemimpinan Budi Gunawan Dalam Polhukam Tak Perlu Diragukan

Untuk lebih mengenalkan lagi Danau Toba, promosi harus digencarkan. Agar informasi tentang panorama dan keindahan Danau Toba sampai ke penjuru dunia sehingga mereka tertarik untuk datang ke Tanah Batak tersebut. Hal yang bisa dilakukan adalah mengadakan event-event besar, adanya paket wisata, memperbanyak festival, menggandeng para influencer atau vlogger, sehingga bisa terus memperkenalkan Danau Toba. Untuk melakukan promosi ini, perlu kolaborasi bersama baik pemerintah, perangkat daerah maupun pelaku usaha.

Powered by Froala Editor

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense