BREAKING NEWS
 

Menunggu Menteri Terbaik

Reporter & Editor :
SUPRATMAN
Selasa, 24 September 2024 05:45 WIB
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Penyusunan kabinet menjadi hak prerogatif presiden, tapi rakyat berhak mendapatkan yang terbaik. Bukan yang KW2, grade B atau C, atau yang standar-standar saja. 

Bukan pula sekadar bagi-bagi kursi untuk membalas jasa atau melakukan akomodasi demi harmonisasi. Apalagi kalau sekadar menikmati pesta untuk menyantap kue-kue enak yang tersaji.

Rakyat berhak mendapatkan yang terbaik. Kenapa? Karena, ketika datang mencoblos, memilih legislatif maupun eksekutif, di pusat maupun daerah, rakyat tidak sekadar datang ke TPS untuk menggugurkan hak. 

Bukan pula datang untuk menyerahkan cek kosong yang bisa diisi dan ditulis sembarangan. Namun, ada titipan, pesan dan harapan dari kertas serta nama yang dicoblos itu. 

Baca juga : “Titipan” Yang Butuh Keseriusan

Mendapatkan menteri, para pejabat negara, pimpinan lembaga negara yang terbaik dari segi apa pun, bisa memberi secercah harapan baik kepada rakyat. Bisa membangun optimisme dan kepercayaan.

Rakyat berhak mendapatkan yang the best, juga karena melihat kondisi bangsa yang sedang tidak baik-baik saja. Perlu perjuangan berat. 

Adsense

Peringatan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo misalnya, beberapa waktu lalu mengatakan bahwa kondisi perekonomian global penuh ketidakpastian hingga 2025.

Dalam konteks itulah, kita membutuhkan putra-putri terbaik bangsa untuk mengantisipasinya. Karena, kondisi dan dinamika global tersebut berpotensi memengaruhi perekonomian dalam negeri.

Baca juga : Parpol Jangan Mudah Rapuh

Selain itu, warning dari Presiden Jokowi bahwa tahun 2025, sebanyak 85 juta lapangan pekerjaan kemungkinan akan hilang sebagai imbas dari kehadiran kecerdasan buatan (artificial intelligence), juga perlu dicermati serius.

Karena itulah, dibutuhkan orang-orang pilihan, the best of the best, yang mampu berjuang secara konsisten untuk menciptakan kondisi ekonomi, hukum dan politik yang baik.

Kita berharap, mereka yang akan men-drive kondisi tersebut bukan figur yang yang sambil lalu, bukan pula yang menjadikan jabatan sebagai alat demi kepentingan pribadi, kelompok atau parpol. Bukan pula yang didasari niat untuk kepentingan pemilu berikutnya.

Kita berharap, pemerintahan Prabowo-Gibran yang sudah mendapat kemewahan waktu yang cukup lama,  delapan bulan usai pemilu, bisa menyaring dengan cermat dan obyektif, sehingga rakyat mendapatkan para menteri serta pejabat dan pimpinan lembaga negara yang terbaik.

Baca juga : Wajah KPK Mulai Digambar

Dengan demikian, mereka bisa langsung bekerja dan tancap gas. Bukan hanya sekadar “panas-panas tai ayam” atau tancap gas di awal-awal saja, atau gimmick dan pencitraan sebulan-dua bulan saja, tapi bisa konsisten selama lima tahun.

Menarik ditunggu, siapakah para menteri dan pimpinan lembaga negara yang terbaik tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense