Sebelumnya
Torehan itu menjadi momentum positif sekaligus modal jelang perhelatan Asian Games Hangzhou yang akan mulai bergulir dalam waktu dekat. “Kami mau langsung fokus ke persiapan Asian Games setelah ini. Tidak banyak waktu tapi gelar ini membawa tambahan kepercayaan diri buat kami,” ucap Apriyani.
“Kami senang tapi kami harus tetap haus akan gelar juara, jangan mudah puas dan kami mau momentum bagus ini bisa terus kami pertahankan. Kami ingin selalu konsisten,” imbuh Fadia.
Baca juga : Juarai Hong Kong Open 2023, 2 Wakil Indonesia Dapat Ucapan Selamat Dari Jokowi
Game pertama Apriyani/Fadia memainkan strategi bertahan namun tak berhasil. Game kedua menjadi kunci kebangkitan setelah bertarung sangat sengit dan akhirnya memaksakan rubber gim. Pada game penentuan mereka lebih dominan. Pearly Tan juga sempat mengalami cedera.
“Pearly/Thinaah bagus banget mainnya. Hanya memang ada insiden di poin-poin akhir gim ketiga. Kami mendoakan yang terbaik untuknya. Semoga cederanya tidak terlalu serius, bisa recovery dengan baik,” ujar Apriyani.
Baca juga : Juara Hong Kong Open, Apri/Fadia Langsung Fokus Asian Games
Sementara itu, peluang Indonesia untuk meraih gelar ketiga pupus, setelah pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin takluk dari pasangan Denmrak, Kim Astrup/Anderss Skaarup Rasmussen 10-21, 24-22, 19-21.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin 18/9/2023 dengan judul Bulutangkis Hong Kong Terbuka 2023, Indonesia Boyong Dua Gelar
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.