RM.id Rakyat Merdeka - Musim kompetisi 2023/2024 akan ditutup dengan partai final Liga Champions antara Real Madrid kontra Borussia Dortmund. Duel panas ini bakal berlangsung di Stadion Wembley, Inggris, Minggu (2/6/2024).
Tim asal Jerman Borussia Dortmund mencapai final karena menyingkirkan Paris Saint Germain (PSG) di semifinal. Pada leg pertama, Dortmund menang 1-0 di Signal Iduna Park. Lalu membawa hasil tersebut ke Parc des Princes untuk memetik kemenangan berikutnya 1-0. Alhasil, agregat 2-0 mengantar Dortmund ke final.
Di partai lain, Real Madrid harus berhadapan dengan Bayern Munchen, duel klasik UCL. Skor 2-2 menutup duel leg pertama di Allianz Arena. Madrid lantas memetik kemenangan penting dengan skor 2-1 di Santiago Bernabeu, agregat 4-3.
Final pun siap bergulir dengan dua alternatif kisah yang manis. Dortmund membidik trofi untuk kado perpisahan Marco Reus, sekaligus mencetak sejarah untuk pertama kalinya.
Baca juga : Jorji Melangkah Mulus, Ginting Dan Chico Tergilas
Sementara Madrid, membidik koleksi trofi Eropa ke-15, unggul semakin jauh dari tim lain.
Tidak bisa dipungkiri, Los Blancos memiliki skuad yang lebih mentereng ketimbang lawannya. Selain itu, Madrid juga memiliki tradisi di kompetisi ini usai mengoleksi 14 trofi juara. Termasuk memenangi delapan dari delapan final terakhirnya.
Dortmund bahkan bisa dibilang tim kejutan. Tidak ada yang menyangka Die Borussen bisa melaju sejauh ini setelah mentok di babak 16 besar dalam dua musim sebelumnya. Yang lebih heroik, Dortmund mendepak Atletico Madrid (perempatfinal) dan Paris Saint-Germain, tim-tim yang secara teori lebih diunggulkan lolos.
Joselu mengingatkan Real Madrid agar tidak jumawa melawan Dortmund. Madrid mesti berkaca dari kekalahan mengejutkan Leverkusen dari Atalanta 0-3 di final Liga Europa belum lama ini.
Baca juga : Edan Nih, Israel Niat Gempur Terus Gaza
Seperti diketahui, Die Werkself semula difavoritkan setelah mengarungi musim dengan tidak terkalahkan, termasuk saat menyabet gelar Bundesliga. Joselu tidak ingin El Real mengalami nasib serupa dengan Leverkusen. Ditambah lagi, tim-tim lawan selalu punya hasrat besar untuk menjungkalkan Madrid.
“Ini akan menjadi pertandingan yang kacau. Kami sudah menganalisis lawan dan saya selalu mengatakan bahwa peluang di final itu selalu 50-50,” kata Joselu seperti dikutip dari The Marca, Kamis (30/5/2024).
“Kurasa kami bisa belajar banyak dari final Leverkusen di Liga Europa. Klub Jerman itu favoritnya dan kalah. Jika Anda santai dan jumawa, Anda keliru. Sedangkan di awal musim, tidak ada yang mengira mereka akan lolos dari fase grup. Mereka mengusahakan agar bisa mencapai final ini,” jelasnya.
Terkait pengamanan jelang laga final nanti, pengamanan di stadion legendaris tersebut bakal dilakukan ketat untuk mencegah kekacauan yang sempat terjadi sebelumnya, yaitu pada perhelatan final Euro 2020. Ada lebih 2.000 orang berhasil masuk ke dalam stadion tanpa tiket, sehingga membuat ketidaknyamanan dalam stadion.
Baca juga : Perusahaan Amerika Dituntut Bayar 113,8 Juta Dolar Amrik
Lebih ironis lagi, 6.000 orang lainnya berada di luar stadion, siap menyerbu gerbang jika Inggris berhasil memenangi pertandingan melawan Italia. Insiden tersebut menciptakan gambaran yang memalukan bagi arena olahraga ikonik tersebut.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 31 Mei 2024 dengan judul Real Madrid Vs Borussia Dortmund, Sejarah Baru Jawara Benua Biru
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.